Minggu, 07 Jun 2026 01:04 WIB

Pemkot Mojokerto dan Pemkab Blitar Teken MoU Pariwisata dan Perekonomian

Penandatanganan MoU kerja sama antara Pemkot Mojokerto dan Pemkab Blitar. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Penandatanganan MoU kerja sama antara Pemkot Mojokerto dan Pemkab Blitar. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menandatangani kesepakatan bersama atau MoU tentang kerja sama pembangunan daerah.

Bupati Blitar, Rini Syarifah mengatakan, wilayahnya mempunyai potensi yang melimpah dan beragam di bidang pertanian, perkebunan, peternakan serta perikanan.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

"Kabupaten Blitar mampu memenuhi kebutuhan telur nasional sebesar 28 persen atau 1200 ton per hari. Namun sekarang produksi telur merosot 840 ton per hari akibat harga pakan jagung terus meningkat dan harga telur turun," kata Rini saat memberikan sambutan, Jumat (25/2/2022).

Rini menambahkan, sektor pertanian masih pegang peran utama, wilayah yang dia pimpin juga memiliki potensi perikanan yang cukup besar, baik perikanan laut maupun darat atau budidaya.

"Ini potensi menjanjikan karena wilayah kita langsung berbatasan dengan Samudera Indonesia di bagian selatan. Sehingga produksi perikanan kita melimpah ruah. Bahkan komoditas ikan Koi kita sudah diakui secara nasional," terangnya.

Menurut Rini, potensi yang luar biasa tersebut, tidak ada artinya jika tak dikembangkan dan dikerjasamakan dengan daerah lain. Untuk itu, ia melirik Kota Mojokerto sebagai tempat strategis untuk mengembangkan potensinya.

"Kota Mojokerto ini kan kota jasa dan perdagangan, tentu sangat strategis bila kita gandeng kerja sama peningkatan bidang perekonomian. Selain itu kita jajaki kerja sama bidang pariwisata juga. Karena ternyata kita memiliki ikatan sejarah yang sama terkait Soekarno," tuturnya.

Baca Juga: Bising Kota Malang Tiba-tiba Hilang di Tempat Ini

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyambut baik ajakan kerja sama Pemkab Blitar tersebut. Menurutnya, dalam rangka mengembangkan potensi daerah dan untuk memajukan daerah harus diarahkan kepada kolaborasi dan sinergi.

"Kita tidak lagi bersaing antardaerah namun berkolaborasi untuk memajukan daerah secara bersama-sama," ungkapnya.

Ning Ita menyebut, sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Mojokerto tidak memiliki sektor pertanian, agro kelautan maupun kehutanan seperti yang dimiliki Pemkab Blitar.

Baca Juga: Foto: Menjelajah Penglipuran, Simbol Keteguhan Bali Menjaga Warisan Leluhur

"Maka kedepan bagaimana sektor produksi dan distribusi ini kita kerja samakan. Kita di sini ada tempat distribusinya sedangkan produksinya dari Kabupaten Blitar," ujarnya.

Masih kata Ning ita, pengembangan wisata sejarah dan budaya, selain wisata Majapahit, Kota Mojokerto juga mengembangkan wisata sejarah Soekarno semasa kecil.

"Ada keterikatan kuat antara Kota Mojokerto dan Blitar terkait Soekarno. Ini akan kita gali potensinya dan apa yang bisa kita dapatkan dalam rangka bersama-sama mengembangkan potensi sejarah dan budaya yang dimiliki oleh dua daerah ini," pungkasnya. (ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.