Sabtu, 20 Jun 2026 04:26 WIB

Pria Sebatang Kara di Ponorogo Ditemukan Tewas saat Tetangga Kirim Makanan

Petugas saat melakukan evakuasi terhadap jenazah Jumadi. (Foto: Polsek Bungkal/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan evakuasi terhadap jenazah Jumadi. (Foto: Polsek Bungkal/jatimnow.com)

Ponorogo - Jumadi Purnomo (43) ditemukan tewas membusuk di rumahnya Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Korban diduga 4 hari sudah meninggal dunia, sehingga mayatnya mengeluarkan bau menyengat.

"Laporan masuk dari warga sekitar pukul 09.00 WIB. Baunya memang menyengat di sekitar lokasi," ujar Kapolsek Bungkal, AKP Suroso, Kamis (24/2/2022) siang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menuturkan bahwa korban hidup sebatang kara. Saat itu, salah satu warga setempat akan mengantar makanan kepada korban.

"Kesaksiannya bahwa ada bau yang menyengat. Saksi pun masuk ke rumah korban," kata mantan Kapolsek Ngrayun ini.

Saat masuk, korban telah tergeletak dengan posisi miring kekiri menghadap ke utara dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian saksi memanggil warga lain.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Bungkal," tegasnya.

Hasil identifikasi memiliki riwayat hipertensi. Diduga mengalami pendarahan di otak dan mengalami pecah pada pembuluh darah, dan mengalami trauma kepala.

Berdasarkan keterangan saksi dan masyarakat sekitar, korban mengalami depresi akibat hidup sendiri dirumah karena ditinggal meninggal ibunya tahun 2020 dan memiliki riwayat penyakit hipertensi dan stroke.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Dari hasil olah TKP, keterangan saksi dan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Bungkal dan Tim Inafis Polres Ponorogo dapat disimpulkan bahwa korban meninggal dunia 4 hari yang lalu.
Pasalnya sudah mulai pembusukan mayat dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda atau unsur penganiayaan. "Korban sebatang kara," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.