Kamis, 18 Jun 2026 10:15 WIB

Masyarakat Peduli Keadilan Polisikan Akun Medsos yang Dianggap Lecehkan TNI

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 23 Feb 2022 14:18 WIB
Masyarakat Peduli Keadilan usai melapor ke SPKT Polda Jatim. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Masyarakat Peduli Keadilan usai melapor ke SPKT Polda Jatim. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Sekelompok massa yang mengatasnamakan dirinya sebagai Masyarakat Peduli Keadilan melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jatim, Rabu (23/2/2022). Mereka melaporkan akun media sosial yang menurut mereka melecehkan institusi TNI.

Mereka berjejer membentangkan berbagai poster, di antaranya bertuliskan "Bangsa ini harus tegar dari rong-rongan asing", "Kasus pelecehan terhadap TNI harus dilawan", Jabatan KSAD dilindungi undang-undang adalah harga mati".

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Setelah berorasi, perwakilan ormas itu masuk menuju SPKT Polda Jatim untuk melapor. Ada dua akun yang dilaporkan, yakni Angin Gunung Official dan akun perseorangan Ama Askar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami membawa bukti-bukti tangkapan layar akun-akun yang notabennya kami nilai melanggar keutuhan NKRI, khususnya di media sosial," ujar Korlap aksi, Winarto, kepada wartawan.

Ia menjelaskan isi konten yang dilaporkan dalam akun tersebut, yaitu menyampaikan ujaran kebencian tentang konstitusi negara dan KSAD. "Jadi, tidak mengarah pada personal KSAD, tetapi institusi dilecehkan," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Winarto menyebut sebetulnya ada empat sampai lima akun yang melakukan dugaan pelanggaran UU ITE di media sosial tersebut. Namun, pihaknya hanya membawa dua bukti akun yang dilaporkan.

"Kami bergerak sebagai organisasi masyarakat melaporkan ini. Jumlah akun ada empat sampai lima itu adalah secara organisasi dan secara perseorangan. Kontennya ada di Facebook, YouTube, dan media sosial lainnya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.