Senin, 22 Jun 2026 02:43 WIB

Misteri Hantu Kepala Buntung dan Noni Belanda di Makam Mister Dinger Kota Batu

Makam Dinger di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Pemdes Tulungrejo for jatimnow.com)
Makam Dinger di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Pemdes Tulungrejo for jatimnow.com)

Batu - Ada makam yang memiliki aura mistis sangat kuat berada di Kota Batu. Lokasinya di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Bangunan tua bekas markas tersebut membuat aura mistis Makam Mister Dinger semakin kental. Dia diyakini sebagai tuan tanah di masa penjajahan Belanda.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Menurut warga setempat di sana sering terlihat penampakan hantu kepala buntung. Terlebih kondisinya sudah tak terawat, dengan cat temboknya yang sudah kusam. Banyak tumbuh semak belukar di halamannya. Hal itu membuat kesan angker semakin terasa.

Selain misteri hantu kepala buntung, di area Makam Mister Dinger ini kerap terlihat penampakan lain, seperti noni Belanda berbaju merah yang kerap terlihat duduk di jendela. Sering juga terdengar suara noni yang bernyanyi dalam Bahasa Belanda.

Yang membuat lebih misterius lagi, di dalam gedung tua tak berpenghuni itu terdapat sebuah lantai yang dipenuhi oleh bercak darah. Bekas bercak darah tersebut menempel di lantai ubin di salah satu ruangan yang tak diketahui fungsinya ketika gedung tersebut masih aktif digunakan Mister Dinger.

Cerita yang beredar, sosok hantu kepala buntung yang kerap menampakkan wujudnya kepada warga yang melintas di depan Makam Mister Dinger ini tak bisa bicara.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Hantu Kepala Buntung itu berusaha menunjukkan bahwa dirinya merupakan korban pemenggalan, dan kepalanya dikubur di dekat makam si tuan tanah. Darah yang membekas di lantai ubin tadi diakuinya sebagai bercak darah akibat peristiwa pemenggalan tersebut.

Konon Mister Dinger merupakan sosok yang berpostur tinggi, tampan. Kelakuannya kejam terhadap warga pribumi, sebagaimana umumnya seorang penjajah.

Ia merupakan sosok pemimpin pasukan yang bertugas menguasai kebutuhan bahan pokok dari rakyat sekitar Bumiaji, untuk dibawa ke negerinya, Belanda. Para pengikutnya berjumlah sekitar 100-200 orang, yang tak hanya berasal dari Belanda, tapi juga para pribumi.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Mister Dinger kerap melakukan perbudakan terhadap warga pribumi, gemar menyiksa, bahkan tak segan membunuh. Ia berkuasa mulai sekitar tahun 1880-an hingga meninggal dan dimakamkan di dekat bekas gedung markasnya pada tahun 1917.

Tapi menurut Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, informasi dari sesepuh desa, bercak darah yang menempel di lantai ubin gedung tua itu merupakan darah si Mister Dinger usai kepalanya dipenggal oleh seorang pendekar pribumi.

"Pendekar tersebut diyakini masih ada kaitannya dengan Mbah Batu, yang tak lain dan tak bukan adalah sesepuh Kota Batu," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.