Sabtu, 20 Jun 2026 05:42 WIB

Bayi Korban Penculikan di Surabaya Ditangani Psikolog

  • Penulis :
  • | Jumat, 29 Jun 2018 11:12 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan yang dilakukan terhadap sang penculik.
Petugas melakukan pemeriksaan yang dilakukan terhadap sang penculik.

jatimnow.com - Kasus penculikan bayi 9 bulan yang ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus bergulir. Selain memeriksa kembali MR (24) wanita yang menculik, penyidik juga membawa sang korban ke Shalter PPK (pusat pelayanan terpadu) di Polda Jatim.

"Korban sudah di shalter PPK sejak kemarin (Kamis, 28/6/2018) untuk observasi," sebut Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Tinton Yudha Riambodo, Jumat (29/6/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kendati dari kamis kemarin korban di Shalter PPK, tapi pemeriksaan psikologis korban oleh psikolog baru akan dilakukan hari ini (Jumat, 29/6/2018).

"Korban didampingi ibu kandungnya dari kemarin. Anggota kami juga turut mendampingi," beber Tinton.

Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) tahun 2006 ini menyatakan, pemeriksaan psikologis terhadap korban penting dilakukan.

Sebab usai ditemukan Selasa (26/6/2018) di Bekasi Jawa Barat, korban terlihat gusar dan tidak tenang, sehingga korban sering menangis meski sudah bertemu ibu kandungnya. Maklum saja, korban dalam penguasaan penculik sekitar satu bulan.

"Kalau kondisi kesehatannya, relatif bagus. Korban hanya mengalami sedikit batuk. Psikologisnya itu yang penting dan harus dipulihkan," sambung Tinton.

Sementara itu, MR hingga saat juga terus diperiksa penyidik. Dalam pemeriksaan MR mengaku tidak menyesal sama sekali. Wanita asal Probolinggo Jawa Timur ini bahkan berulangkali menyalahkan ibu kandung korban. "Tidak ada kompromi, kami tahan tersangka (MR, red)," tegas Tinton.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan lanjutan MR mengaku bahwa setelah membawa kabur korban dari Hotel Wali Songo Kawasan Ampel Surabaya, dirinya langsung ke Gresik kemudian ke Bekasi untuk menemui suaminya dan menunjukkan korban yang diakuinya sebagai anak hasil perkawinan keduanya.

Akal bulus MR itu dilakukan agar suaminya kembali lagi kepadanya setelah setahun pisah ranjang. Suami MR kecewa karena MR sudah dua kali mengandung dan mengalami keguguran.

"Dia (korban) sudah saya anggap anak saya sendiri. Saya cukupi semua kebutuhannya," aku MR kepada penyidik.

Diketahui sebelumnya, MR membawa kabur korban bernama Mohammad Farhan Akbar yang masih berusia 9 bulan 23 Mei 2018 lalu. Korban merupakan anak Nuraini Suprapti (34) warga Jalan Bromo, Perumahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Nuraini akhirnya melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, setelah MR tidak ada itikad baik mengembalikan anaknya itu. Sebab sepanjang pencarian, Nuraini dibohongi MR hingga nomor telepon MR sudah tidak bisa lagi dihubungi.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.