Selasa, 23 Jun 2026 04:51 WIB

Pembangunan Tol Tulungagung-Kepanjen Ditargetkan Mulai Tahun Depan

Konsultasi publik dan peta pembangunan Tol Tulungagung-Kepanjen (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Konsultasi publik dan peta pembangunan Tol Tulungagung-Kepanjen (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun ruas Tol Kepanjen-Blitar-Tulungagung. Tol penghubung pesisir selatan Jawa Timur itu diperkirakan mulai tahun depan.

Pembangunan tol ini hampir diprediksi akan bersamaan dengan ruas Tol Kediri-Tulungagung, yang saat ini sudah masuk tahap pembebebasan lahan. Dengan rencana ini, Tulungagung nantinya akan diapit dua tol dari arah timur dan utara.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Makrus Manan menerangkan, pembangunan Tol Kepanjen-Blitar-Tulungagung ini direncanakan sepanjang 99 kilometer (km). Untuk Tulungagung, pembangunannya sepanjang 33 km dan melewati 43 desa di 7 Kecamatan, yaitu Rejotangan, Ngunut, Sumbergempol, Boyolangu, Kedungwaru, Gondang dan Tulungagung.

"Ada 43 desa di kecamatan tersebut yang akan dilewati pembangunan Tol Agungblijen (Tulungagung-Blitar-Kepanjen) ini," ujar Makrus, Selasa (22/2/2022).

Sebagai langkah awal, DLH memfasilitasi kementerian untuk melakukan konsultasi publik. Pihak Desa dan kecamatan diundang untuk mendengarkan langsung paparan terkait rencana pembangunan tol ini.

Konsultasi publik dan peta pembangunan Tol Tulungagung-KepanjenKonsultasi publik dan peta pembangunan Tol Tulungagung-Kepanjen

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Mereka diminta masukan serta saran, untuk kemudian disampaikan ke kementerian. Konsultasi publik ini merupakan salah satu persiapan untuk menyusun amdal yang dibutuhkan.

"Pembangunan tol ini tidak hanya membawa dampak positif, tapi negatifnya juga ada. Untuk itu perlu dilakukan konsultasi publik untuk mendengarkan langsung masukan maupun saran," jelas dia.

Setelah konsultasi publik, nantinya akan ada tim yang dibentuk untuk membahas masalah pembebasan lahan. Menurut Makrus, proyek pembangunan tol ini rencananya akan dimulai pada tahun depan dan ditargetkan selesai pada 2025.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Diharapkan, tol di sisi timur ini dapat membantu meningkatkan perekonomian warga. Untuk itu pihak desa diminta bisa melakukan sosialisasi kepada warga, agar pembangunan tol ini bisa berjalan lancar.

"Jangan sampai kita hanya menjadi penikmat jalan saja, pihak desa juga harus bersiap sehingga keberadaan tol ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga juga," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.