Rabu, 17 Jun 2026 10:12 WIB

Operasi Pasar Minyak Goreng di Ponorogo Ricuh, Ini Pemicunya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 22 Feb 2022 14:39 WIB
Petugas Satpol PP berusana menenangkan warga yang adu dorong dalam operasi pasar minyak goreng (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Petugas Satpol PP berusana menenangkan warga yang adu dorong dalam operasi pasar minyak goreng (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Operasi pasar minyak goreng di Ponorogo berlangsung ricuh, lantaran warga saling adu dorong. Kegaduhan itu diduga dipicu mundurnya jadwal.

Seharusnya operasi pasar minyak goreng di Paseban, Alun-alun Ponorogo itu dibuka pada pukul 08.30 WIB. Namun ternyata baru dimulai pukul 09.30 WIB.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Memang terlambat. Saya akui, bagiamana lagi," ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Ponorogo, Bediyanto, Selasa (22/2/2022).

Baca juga:  Operasi Pasar Minyak Goreng di Ponorogo Ricuh, Ribuan Warga Saling Dorong

Bediyanto menyebut, mundurnya pembukaan operasi pasar minyak goreng itu karena armada pengantar mengalami pecah ban.

"Jadi tadi mundurnya karena armada pengangkut minyak goreng bannya pecah di Saradan, Kabupaten Madiun," terang Bediyanto.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Atas insiden kendaraan itu, antrean warga akhirnya semakin panjang. Dan masyarakat yang sudah berdatangan mulai pagi kemudian tidak sabar.

"Mohon dimengerti. Masyarakat memang tidak sabar," beber mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Ponorogo itu.

Untuk operasi pasar minyak goreng kali ini, disediakan 6000 liter. Jumlah itu lebih dari sebelumnya yang hanya 4000 liter.

Baca Juga: Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni di 13 Titik Selama Ramadan, Harga Lebih Murah

Operasi pasar murah di Paseban, Alun-alun Ponorogo itu berlangsung ricuh. Warga berdesakan hingga saling dorong. Operasi pasar ini diserbu ribuan warga. Antrean terlihat mulai pukul 07.00 WIB.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.