Kamis, 18 Jun 2026 18:34 WIB

Nikah Tanggal Cantik, Pasangan di Ponorogo Ini Maharnya Minyak Goreng

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 22 Feb 2022 11:24 WIB
Pernikahan Supadi (60) dan Sumariati (54) di tanggal cantik 22 2 22 dengan mahar minyak goreng (Foto: KUA Sooko for jatimnow.com)
Pernikahan Supadi (60) dan Sumariati (54) di tanggal cantik 22 2 22 dengan mahar minyak goreng (Foto: KUA Sooko for jatimnow.com)

Ponorogo - Pasangan Supadi (60) dan Sumariati (54) mengikat janji suci pada tanggal cantik 22 February 2022 (22-2-22). Uniknya lagi, warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo ini maharnya adalah minyak goreng.

Pasangan duda dan janda mati itu mengikat janji di rumah pengantin wanita di Desa Suru, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pengantin wanita menggunakan baju kebaya bernuansa ungu. Sedangkan pengantin pria menggunakan batik dengan warna senada.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Pernikahan di tanggal unik itu nyaris gagal. Pasalnya pengantin pria, Supadi mengucap ijab kabul sampai tiga kali.

Ketiga kalinya, Supadi dengan lancar mengucap ijab kabul. Disambut tepuk tangan riuh, karena grogi, tangannya gemetar.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Di Kecamatan Sooko ini hanya ada 1 pasangan yang menikah. Tanggal cantik ini bisa membawa perubahan keberkahan dalam rumah tangga," ujar Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sooko, Meky Hasan Tachtarudin, Selasa (22/2/2022).

Dia mengaku, selain tanggal cantik calon pengantin pria juga memberi minyak goreng sebagai mahar atau mas kawin. Juga uang tunai sebesar Rp1 juta.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, minyak goreng saat ini di Bumi Reog merupakan barang langka. Juga sangat diburu walaupun sederhana. Langka dan sangat dibutuhkan orang. "Mahar minyak goreng karena ini dibutuhkan dalam rumah tangga. Filosofi walaupun sederhana tapi bermanfaat," beber Meky.

Meky menjelaskan resepsi pernikahan saat ini masih diperbolehkan. Namun tetap harus dengan protokol kesehatan, jaga jarak, hand sanitizer, dan masker. "Kami juga proaktif tetap dalam menghadapi Covid ini," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.