Sabtu, 20 Jun 2026 19:06 WIB

Dorong Milenial Gunakan Teknologi Pertanian, Ini Langkah Mas Dhito

Mas Dhito saat melakukan panen perdana melon hydro. (Foto: Pemkab Kediri)
Mas Dhito saat melakukan panen perdana melon hydro. (Foto: Pemkab Kediri)

Kediri - Pertanian di Kabupaten Kediri semakin berkembang berkat inisiasi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono. Mas Dhito menggerakkan kaum milenial untuk menggunakan teknologi yang diproyeksikan go ekspor.

Para petani muda diharapkan mampu menggunakan smartfarming dengan IOT (internet of think) dalam bertanam. Hal ini diungkapkan saat menghadiri panen pernada kelompok Tani Muda Melon Hydro di Desa Ngadiluwih, Kecaatan Ngadiluwih.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kelompok tani ini mampu mengembangkan melon jenia Rangipo dan Honeyglobe. Meski demikian, kata Mas Dhito, hasil panen pertama ini masih harus disempurnakan nutrisinya. Setelah nutrisi dari melon ini dirasa baik, nantinya Mas Dhito akan proyeksikan hasil pertanian dari petani milenial ini akan diekspor.

"Masih dalam proses penyempurnaan 60 hari kedepan nutrisinya akan diperbaiki lagi," ujarnya, Senin (21/2/2022).

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Ketua Kelompok Tani Muda Melo Hydro, Mohammad Ali Kahffi menuturkan, selain IOT program dari Mas Dhito ini juga memberikan edukasi lain seperti bagaimana cara menghasilkan melon yang segar dengan terapi sonic bloom. Kahffi mengapresiasi gagasan Mas Dhito dalam memberikan dorongan petani milenial untuk terus berkembang. Menurutnya, hal ini sangat penting karena teknologi semakin pesat sekaligus sebagai regenerasi petani pendahulu.

"Dalam terapi sonic bloom misalnya, Jadi kita setelkan musik klasik dan jazz sehingga hasilnya (melon) bisa lebih fresh dan tidak gampang stress," tuturnya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Anang Widodo menerangkan setidaknya ada lima kelompok tani milenial di Kabupaten Kediri yang sedang dibina oleh Pemkab. Kelima kelompok tani ini dijaring dari 36 kelompok tani yang berpotensi.

Hasil dari petani milenial ini tak hanya melon. Di empat kelompok lain, menghasilkan sayuran hingga bunga hias. "Mas Dhito minta Pemkab untuk terus melakukan pendampingan end-to-end. Jadi mulai kita beri dana stimulus, pembinaan dan beri pelatihan serta pengetahuan pertanian, dan pemasaran," pungkasnya. (ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.