Kamis, 18 Jun 2026 02:14 WIB

Sadisnya Pembunuhan Juragan Depo Air Galon di Tandes, Surabaya

Pers rillis ungkap kasus pembunuhan juragan depo air galon oleh Polrestabes Surabaya
Pers rillis ungkap kasus pembunuhan juragan depo air galon oleh Polrestabes Surabaya

Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Suyatio alias Shien Cuan (65), juragan depo air galon dan gas elpiji di Jalan Manukan Tama A3/6, Tandes.

Pelaku adalah Huda (31), seorang penjual nasi asal Manukan Indah, Tandes, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, saat beraksi Huda tidak sendirian. Dia melakukan pembunuhan tersebut, dia bersama temannya AR yang kini buron.

"Satu masih DPO yang menginisiasi atau merencanakan pembunuhan tersebut," ujar Yusep, Senin (21/2/2022).

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan Juragan Depo Air Galon di Surabaya Diringkus

Menurut Yusep, Huda bersama AR berangkat ke rumah korban melakukan pembunuhan tersebut. Setibanya di lokasi, dia masuk ke toko dan temannya menunggu di motor sambil berjaga-jaga di seberang jalan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tersangka sebagai eksekutor mematikan saklar listrik di depan toko lalu masuk melalui rolling door. Di dalam kembali mematikan saklar lalu memukul korban sebanyak empat kali," jelasnya.

Setelah memukul korban di bagian kepala, Huda lanjut memukulnya lagi menggunakan paving berkali-kali di bagian mata dan wajah.

"Pelaku terbilang sadis karena memukul korban dengan membabi buta di bagian kepala," lanjutnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah memukuli korban, pelaku langsung keluar dan kembali ke motor karena ada warga sekitar yang datang.

"Pagi harinya ruko tersebut ramai dikerumuni warga. Korban menghembuskan nafas terakhir karena kehabisan banyak darah," tandas Yusep.

Huda dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.