Minggu, 21 Jun 2026 01:40 WIB

Sindir Kinerja ASN dan Honorer, Eri Cahyadi: Ayolah Jangan Banyak Teori

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: dok Humas Pemkot Surabaya/jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: dok Humas Pemkot Surabaya/jatimnow.com)

Surabaya - Wali Kota Surabaya menyindir Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak (honorer) untuk tidak banyak berteori dalam bekerja. Ia meminta pejabat pemkot untuk memberikan pelayanan maksimal dan terbaik bagi warganya.

Peringatan itu disampaikan secara virtual oleh Wali Kota Eri Cahyadi di ruang kerjanya, Senin (21/2/2022). Dirinya meyakini, ketika Perangkat Daerah (PD), camat dan lurah terlalu banyak teori, maka tidak akan bisa membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Ayolah, jangan banyak teori. Tunggu ini dan itu, ayo berpikir out of the box, sing kreatif lah (yang kreatif)," ujar Eri.

Eri menyebut, selama ini gaji yang dimiliki oleh pejabat ASN hingga Honorer adalah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pembayaran retribusi yang dilakukan warga Kota Pahlawan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Ketika kita mendapatkan gaji, mendapatkan tunjangan, duite sopo? (uangnya siapa). Itu uangnya masyarakat yang bayar pajak, yang bayar retribusi, itu akhirnya masuk pendapatan asli daerah (PAD) kita. Disitulah kita bayar gajinya ASN dan tunjangan, begitu pula dengan pembayaran gaji tenaga kontrak. Berarti apa, kembali lagi, itu uang dari rakyat Surabaya, maka dari itu jangan sombong jadi ASN dan tenaga kontrak," tegasnya.

Ia mengingatkan agar ASN dan honorer untuk tidak lupa melakukan zakat. Tujuannya agar zakat itu bisa kembali disalurkan kepada warga yang sedang susah di Surabaya ataupun MBR.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Lek iku dilakoni (kalau itu dilakukan) Insya Allah urip iki enteng, ngadepi masalah iku yo enteng (hidup ini jadi mudah, menghadapi masalah pun juga mudah)," tegas Eri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.