Senin, 22 Jun 2026 01:34 WIB

Kisah Pengedar Narkoba Pemula di Surabaya: Belum Terima Fee, Eh Ditangkap Polisi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 17 Feb 2022 17:03 WIB
Kolase pengedar narkoba pemula dan barang bukti sabu diamankan di Mapolsek Semampir, Surabaya
Kolase pengedar narkoba pemula dan barang bukti sabu diamankan di Mapolsek Semampir, Surabaya

Surabaya - Seorang pria yang baru mencoba menjadi pengedar narkoba di Surabaya ini hanya bisa merenungi nasibnya di penjara. Belum sempat mendapat fee dari sabu yang dijualnya, dia sudah ditangkap polisi.

Pengedar sabu bernama Farid Sholeh (42) itu kini meringkuk di sel tahnanan Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya setelah digerebek di rumahnya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Dari rumah Farid di Sidonipah, Simolawang, Simokerto, Surabaya, Unit Reskrim Polsek Semampir menyita barang bukti sabu 5 poket sabu dengan berat 3,77 gram, uang Rp 800 ribu sisa hasil penjualan, handphone, kotak hitam dan jaket.

"Yang bersangkutan saat ini sudah kami tahan untuk proses pengembangan lebih lanjut," kata Kapolsek Semampir, Kompol Ari Bayu Aji, Kamis (17/2/2022).

Ari Bayu menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat yang menyebut jika di kawasan Sidonipah kerap dijadikan transaksi narkoba.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dari laporan itu, Tim Unit Reskrim Polsek Semampir melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi salah satu pengedar, yaitu Farid.

"Saat itu tersangka ada di rumahnya, setelah diduga melakukan transaksi sabu. Kemudian kami gerebek dan kami lakukan penggeledahan. Kami dapati di dalam kamarnya ada lima poket sabu yang siap edar," jelas Alumni Akpol Tahun 2010 tersebut.

"Barang bukti sabu itu disimpan tersangka di dalam sebuah kotak hitam yang ada di dalam jaket. Ngakunya mau diedarkan," tambah Ari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bersama barang bukti, Farid dibawa ke mapolsek untuk diperiksa. Kepada penyidik, dia mengaku disuruh seorang pengedar berinisial S yang kini buron. Dari S itu, Farid dijatah 10 poket sabu. Apabila terjual semua, ia akan mendapat fee.

"Pengakuannya baru sebulan ini (mengedarkan sabu). Saat ini kasusnya masih dikembangkan lagi, berusaha mengungkap jaringan di atasanya, termasuk memburu tersangka S yang menyuruh tersangka Farid ini," pungkas Ari Bayu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.