Kamis, 18 Jun 2026 02:58 WIB

Survei ARCI: Mulai Digandrungi Milenial, Gerindra Berpotensi Geser PDIP di Jatim

Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) membeberkan hasil survei elektabilitas parpol di Jatim
Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) membeberkan hasil survei elektabilitas parpol di Jatim

Jawa Timur - Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) membeberkan hasil survei terbarunya terkait elektabilitas partai politik (parpol) di Jatim. Elektabilitas Partai Gerindra

"Hasil survei kita, PKB saat ini nomor satu, nomor dua PDIP. Namun yang menarik, kenaikan elektabilitas yang signifikan dari Partai Gerindra yang kini mulai mendekati PDIP," ujar Direktur ARCI, Baihaki Sirajt dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Rabu (16/2/2022).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Menurut Baihaki, saat ini elektabilitas PKB masih tertinggi di Jatim dan mengalami sedikit peningkatan. Berbanding terbalik dengan PDIP yang justru menurun.

"PDIP ini mulai menurun di Jatim, kalau PKB sedikit meningkat. Faktornya bisa dikatakan ini dampak dari safari politik dari Ketum PKB di Jatim," jelas dia.

Terkait elektabilitas Partai Gerindra yang naik pesat, Baihaki mencatat, pada rilis ARCI Oktober 2021, elektabilitas Gerindra 13,5 persen. Sementara pada Januari 2022, naik menjadi 15,2 persen.

"Hari ini, milenial di Jatim mulai memilih Gerindra. Ini salah satu faktor yang membuat elektabilitas Gerindra naik dan mendekati PDIP. Apalagi, faktor Ketua DPD Gerindra yang merupakan representasi NU ini juga membuat partai yang ideologinya nasionalis, juga dilirik oleh warga Nahdliyin, dalam hal ini Gerindra," terangnya.

Menurut Baihaki, tren Gerindra di Jatim berpotensi menggeser PDIP.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Sangat besar peluang Gerindra, tidak hanya jadi partai tiga besar, tapi partai dua besar mengalahkan PDIP di Jatim," imbuhnya.

Baihaki juga membeberkan elektabilitas sejumlah partai yang merosot, seperti Golkar dan Demokrat.

"Temuan kita memang Golkar dan Demokrat ini justru menurun. Trennya sama dengan PDIP yang juga turun," imbuhnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Survei ARCI dilakukan pada 15-27 Januari 2022. Survei ini menggunakan mutistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200. Margin of error sebesar 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut hasil survei ARCI terkait elektabilitas parpol di Jatim:

1. PKB 23,6 persen
2. PDIP 17,1 persen
3. Gerindra 15,2 persen
4. Golkar 10,1 persen
5. Demokrat 8,2 persen
6. PPP 4,7 persen
7. NasDem 4,5 persen
8. PKS 2,9 persen
9. PAN 2,8 persen
10. Perindo 1,9 persen
11. Hanura 0,5 persen
12. Berkarya 0,3 persen
13. PSI 0,2 persen
14. PBB 0,2 persen
15. PKP 0,1 persen
16. Gelora 0,1 persen
17. Partai Ummat 0,08 persen
- Belum memilih 7,52 persen

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.