Minggu, 21 Jun 2026 19:19 WIB

Polrestabes Surabaya Pecat 12 Anggota Polisi yang Lakukan Pelanggaran

Kapolrestabes Surabaya memimpin upacara PTDH 12 anggotanya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Kapolrestabes Surabaya memimpin upacara PTDH 12 anggotanya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Sebanyak 12 anggota polisi Polrestabes Surabaya diberhentikan secara tidak dengan hormat (PTDH) akibat melakukan pelanggaran kode etik.

Pelaksanaan itu dilakukan secara in absentia pada upacara PTDH anggota polri yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep, Senin (14/2/2022) pagi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Melalui upacara tersebut, 12 anggota provost membawa foto para anggota yang in absentia untuk dibacakan nama serta pelanggarannya.

Pemecatan tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Nomor: 950-961/V/2021 tentang Pemberhentian Tidak dengan Hormat dari Dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Nico Afinta.

Belasan anggota tersebut secara resmi tidak berdinas di institusi Polri terhitung sejak 31 Mei 2022.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, upacara PTDH tersebut merupakan tindak lanjut program maupun kebijakan organisasi menghukum anggota yang melakukan pelanggaran.

“Kami menindak tegas secara keras dan terukur, sesuai ketentuan berlaku terhadap anggota-anggota yang melakukan pelanggaran, baik disiplin, etika, dan pidana,” ujar Yusep.

Yusep menegaskan, Polri tidak mentolerir anggota yang melakukan penyalahgunaan wewenang kemudian merugikan masyarakat dan organisasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Semua kebanggaan terhadap institusi dan mendapatkan perhatian yang baik. Namun, 12 personel melakukan pelanggaran yang berat tidak dapat ditolerir oleh organisasi,” jelasnya.

Berkurangnya 12 personel dari 2560 anggota di Polrestabes Surabaya menjadi catatan agar ke depan para anggotanya mampu berperilaku baik saat bertugas.

“Kami memohon dukungan dan bantuan dari semua pihak. Kami harus mengingatkan agar anggota bertugas dengan baik dan yang pasti tidak melakukan hal-hal yang menyimpang,” tandas Yusep.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.