Rabu, 10 Jun 2026 13:40 WIB

Kunjungi Dolly, Delegasi Pemantau Pilkada Internasional Borong Batik

Salah satu pemantau Pilkada.
Salah satu pemantau Pilkada.

jatimnow.com - Setelah memantau proses jalannya pemilihan kepala daerah serentak Jatim 2018, tim pemantau Pilkada Internasional memborong kain batik di Dolly Saiki (DS) point di Jalan Putat Jaya Lebar B no 27, Kamis (28/6/2018).

Didampingi komisioner KPU Provinsi Jatim dan Kota Surabaya. Sekitar 24 orang delegasi dari Fiji, Australia, Singapura, Amerika Serikat, India dan Jerman itu, diajak menaiki kereta kelinci untuk melihat perkampungan yang ada di kawasan eks lokalisasi.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Usai berkeliling, mereka diajak berkunjung di pusat ruang pamer produk UKM Dolly, tak sungkan-sungkan salah satu pemantau pilkada internasional itu langsung minta diajari membatik dengan motif batik khas Surabaya dan dolly.

Ia pun terlihat asik saat mengangkat canting dan kain putih, sambil telaten ia menggoreskan pucuk canting pada kain putih yang telah digambari motif batik.

Selain itu, adapula yang melihat pernak pernik kalung, gelang, maupun bros. Sepatu dan sandal karya Usaha Kecil dan menengah (UKM) warga gang Dolly menjadi daya tarik mereka.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Salah satu petugas penjaga DS Point, Fitria mengatakan selain berkunjung tim pemantau juga belanja beberapa jenis item seperti batik, telur asin, sambal rujak, sambal hijau minuman maupun tempe bang jarwo khas Dolly.

"Mereka tadi banyak yang beli, beberapa item yang kami sediakan dibeli satu persatu. Ada yang beli terlur asin, sambal rujak dan tempe," kata Fitria kepada jatimnow.com.

Fitria yang juga koordinator UKM Batik Jarak Arum itu mengaku tim pemantau pilkada internasional itu terkesima dengan batik, bahkan ada yang membeli lebih dari satu pis.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Mayoritas mereka membeli batik. ada yang beli tiga pis baju batik, 2 kain batik dan 2 celana batik. Kalau ditotal habis Rp 1.300.000. Mereka mengaku senang dengan produksi batik dari Dolly," pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.