Senin, 08 Jun 2026 03:58 WIB

Kota Batu Dihantui Demam Berdarah Dengue

Kadinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari.  (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kadinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Menginjak bulan kedua di awal tahun 2022, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Kota Batu mulai meninggi. Tercatat hingga saat ini terdapat 11 kasus dan merata di tiga kecamatan yang ada di Kota Batu.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batu, Kartika Trisulandari memaparkan penyumbang kasus terbanyak berada di Kecamatan Bumiaji dengan jumlah 6 kasus, sedangkan untuk Kecamatan Batu terdapat 3 kasus, dan Kecamatan Junrejo terdapat 2 kasus.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

"Ini terbilang tinggi. Pada tahun 2021 lalu saja sampai akhir tahun hanya mencapai 19 kasus. Namun sekarang sudah tercatat ada 11 kasus," katanya, Jumat (11/2/2022).

Penyebab besar DBD dikatakan berasal dari gaya hidup individu sendiri. Sehingga ia mengimbau masyarakat Kota Batu untuk menerapkan hidup bersih sejak dini.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Menurutnya masyarakat harus paham jika DBD itu disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. Nyamuk tersebut bersarang di bak air yang tak terkuras.

"Jadi yang harus kita lakukan untuk menghindarinya dengan menguras bak air itu seminggu sekali. Disamping itu menutup bak airnya agar tak menjadi sarang nyamuk untuk bertelur," imbuh Kartika.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Terlebih Kota Batu sendiri seharusnya tidak memiliki kasus DBD karena cenderung memiliki udara yang cukup dingin.

"Karena suhu yang dingin ini bukan habitat yang disukai oleh nyamuk. Mereka lebih suka di suhu yang panas," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.