Minggu, 21 Jun 2026 13:50 WIB

4 Penculik Anak di Surabaya itu Komplotan Penagih Utang, Sudah Dua Kali Beraksi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 10 Feb 2022 16:31 WIB
Empat penculik diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto-foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Empat penculik diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto-foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Empat penculik anak laki-laki berusia 16 tahun berinisial W, warga Jalan Cumpat Kulon, Kecamatan Kenjeran, Surabaya ternyata komplotan penagih utang.

Empat penculik itu diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran di Bangkalan, Madura.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto mengatakan, sebelum meringkus para pelaku, timnya berhasil menemukan korban di Pasar Blega, Bangkalan pada Sabtu (5/2/2022) dinihari.

"Tim kami berhasil mengevakuasi korban dibantu tokoh masyarakat dari Bangkalan dan Sampang," ungkap Anton dalam konferensi pers ungkap kasus penculikan tersebut di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: 

Setelah dievakuasi, korban langsung dipertemukan dengan kedua orangtuanya. Di hari yang sama, anak tersebut diperiksa kesehatan fisik dan psikisnya.

"Selama diculik korban tidak dianiaya, diberi makan, tetapi korban terkena penyakit lupus. Jadi saat ini masih diperiksa kesehatannya," jelas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pers rilis ungkap kasus penculikan anak Polres Pelabuhan Tanjung Perak SurabayaPers rilis ungkap kasus penculikan anak Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Setelah menyelamatkan korban, tim gabungan itu akhirnya meringkus empat pelaku, yaitu AM (45) dan S (37) asal Sampang, Madura; S (39) dan U (40) asal Surabaya.

"Saat ini masih ada satu pelaku lagi berinisial H yang sedang dalam pengejaran. Dia adalah otak dari penculikan ini," tegas Anton.

Sementara dalam pemeriksaan terungkap, komplotan penculikan ini sejatinya adalah penagih hutang. Mereka melakukan penculikan atas dasar perintah H, rentenir yang meminjamkan uang kepada orangtua korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jadi orangtua korban ini mempunyai hutang kepada H sebesar Rp 80 juta, tapi tidak bisa membayar. Nah, pelaku H lantas menyuruh keempat tersangka untuk menculik korban. Dan apabila anaknya ingin kembali, harus menebus dengan uang yang nominalnya sama dengan hutang yang telah diberikan," papar Anton.

"Pengakuannya melakukan aksi serupa ini sudah yang kedua kalinya. Modusnya sama. Menculik anak dari orangtua yang punya hutang, lalu meminta tebusan. Alhamdulillah kejahatan ini berhasil kita ungkap, karena sangat meresahkan. Saat ini kasusnya masih dikembangkan lagi," pungkasnya.

Para tersangka dijerat Pasal 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI 2002 Perlindungan Anak Jo 170 KUHP Jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP tentang Penculikan dan Pengeroyokan, yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.