Senin, 22 Jun 2026 10:43 WIB

Salah Pilih Tempat Persembunyian, Pencuri Burung di Pasuruan Babak Belur

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 10 Feb 2022 15:11 WIB
Pencuri burung di Pasuruan yang babak belur mendapat perawatan medis (Foto: Polsek Purworejo)
Pencuri burung di Pasuruan yang babak belur mendapat perawatan medis (Foto: Polsek Purworejo)

Pasuruan - Seorang pencuri yang terpergok menggondol burung murai batu medan babak belur dihajar warga Lingkungan Tegalpalongo, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Pencuri yang bikin resah kalangan kicau mania itu adalah Arip (29), warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Korban dihajar warga lantaran terpergok mencuri burung murai batu di teras rumah warga," jelas Kanit Reskrim Polsek Purworejo, Iptu Agung Sujatmiko, Kamis (10/2/2022).

Agung menerangkan bahwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (9/2/2022) di rumah Mulyadi (41). Saat pelaku beraksi, korban menonton televisi di dalam rumah.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

Korban yang mendengar suara mencurigakan dari luar rumah kemudian membuka jendela. Korban melihat seseorang mengambil burung murai batu medan miliknya beserta sangkarnya. Korban spontan berteriak maling dan meminta tolong warga.

Pelaku yang saat itu berpijak pada tong untuk mengambil burung, ketika terpergok langsung kabur dengan melompati pagar rumah korban hingga bersembunyi di sebuah lahan kosong.

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

Warga akhirnya berhasil mendapatkan pelaku setelah 30 menit mengepung lahan kosong itu. Warga yang emosi langsung menghajar pelaku.

"Kerugian korban ditafsir Rp 5 juta. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku baru sekali ini mencuri. Motifnya faktor ekonomi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.