Minggu, 14 Jun 2026 12:39 WIB

Pasar Besar Kota Batu Resmi Dibangun, Ini Harapan Wali Kota

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko memimpin ground breaking pembangunan Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko memimpin ground breaking pembangunan Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Pasar Besar Kota Batu di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Rabu (9/2/2022).

Dewanti berkeinginan pembangunan bisa berjalan lancar. Pembangunan yang ditargetkan rampung 16 bulan ke depan ini diharapkan bisa menjadi pusat perekonomian yang lebih pesat dari sebelum-sebelumnya.

Baca Juga: Estimasi Pembongkaran Kios Pasar Relokasi Kota Batu Butuh Waktu 1 Bulan

"Harapan saya pembangunan berjalan lancar dan sukses, dengan begitu Pasar Besar Kota Batu bisa ramai kembali. Nanti akan kita beri nama Pasar Induk Among Tani," ujarnya.

Alasan nama tersebut, lanjut dia, karena lebih dari 70 persen lebih penduduk Kota Batu berprofesi sebagai petani. Tidak bisa dipungkiri, walau memiliki sebutan Kota Wisata Batu, tetapi mayoritas warga Kota Batu adalah petani.

Ini diharapkan agar nama Among Tani menjadi monumental. Serta nama tersebut juga masukan dari kepala desa dan pejabat di Pemkot Batu.

Baca Juga: Imbauan Pj Wali Kota Batu Selama Bulan Suci Ramadan, Catat!

"Nantinya Pasar Induk Among Tani Batu tetap menjadi pasar tradisional. Namun bisa jadi pasar kebanggaan masyarakat Kota Batu sehingga bisa menjadi jujugan wisatawan untuk berbelanja dengan konsep green building," imbuh dia.

Keinginannya pasar nanti bisa beroperasi 24 jam karena akan ada beberapa pusat kuliner. Tujuannya bisa memecah keramaian di alun-alun dan meningkatkan perekonomian pedagang.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Kota Batu Terpantau Naik Jelang Libur Nataru

"Saya pastikan ketika pembangunan selesai, seluruh pedagang juga akan terakomodir. Baik pedagang di dalam maupun yang pedagang pasar pagi. Pasar ini tetap pasar tradisional yang diisi oleh warga Kota Batu dan dikelola secara profesional," tegasnya.

Pembangunan Pasar Induk Among Tani Batu menggunakan APBN sebesar Rp200 miliar yang akan dikerjakan oleh PT. Sasmito senilai Rp151 miliar dengan total luas pasar yaitu 44.245 meter.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.