Rabu, 17 Jun 2026 18:18 WIB

Unik, Pasangan Ini Pilih Nyoblos di TPS dengan Memakai Baju Pengantin

Pasangan pengantin.
Pasangan pengantin.

jatimnow.com - Unik. Pasangan pengantin Aris Nurhuda (28) dan Fauziah Arsanti (26) warga Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo memilih berangkat nyoblos dengan memakai baju pengantin. Bukan sekedar kostum, namun mereka memang pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

"Saya sempat-sempatin ke TPS dulu. Sebagai warga yang baik. Kami pilih gubernur dan wakil gubernur pilihan kami," kata Arsanti--sapaan akrab--Fauziah Arsanti, Rabu (27/6/2018)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Mereka pun mengubah schedule. Awalnya dandan mulai pukul 09.00 WIB diajukan ke pukul 07.00 WIB. Demi mencoblos. Sehingga setelah dandan, ijab kabul, berangkat ke TPS.

Pun kedua pengantin datang ke TPS sekitar pukul 09.00 WIB. Masih menggunakan baju pengantin, keduanya mendatangi TPS 3 dengan senyuman. Para petugas TPS di Desa Janti, Kecamatan Slahung pun sempat terheran dengan kedatangan keduanya.

Sesampainya di TPS keduanya langsung menyerahkan lembar C6 dan e-KTP kepada petugas TPS, dilanjutkan dengan mengambil surat suara dan mencoblos. Terakhir tak lupa, pasangan pengantin ini pun mencelup tinta biru sebagai bukti mereka telah mencoblos.

"Saya tadi dandan dulu. Ijab Qobul baru menuju TPS. Tidak ganti baju. Biar menjadi hati bersejarah bagi kami juga. Ya nikah ya nyoblos," terangnya.

Bahkan pengantin pria yang berasal dari Jalan Anilo, Ponorogo ini rela mengurus surat A5 demi bisa pindah pilih dan mencoblos bersama istrinya di Desa Janti, Kecamatan Slahung. "Ya saya urus. Biar tidak golput," tegas Aris Nurhuda.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara itu, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Muksin Afandi menambahkan kejadian pengantin ikut nyoblos ini baru pertama kali terjadi. Dirinya pun salut dengan perubahan keduanya menyalurkan hak pilihnya.

"Saya salut. Mereka tetap menyalurkan hak pilihnya. Padahal pasti repot persiapan menikah. Mereka rela nyoblos juga," kata Muksin

Muksin mengaku dengan adanya kesadaran pengantin yang ikut nyoblos ini bisa membangkitkan semangat warga lain untuk turut serta mencoblos.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

“Ini kan viral dimana-mana, apalagi mereka berdua ini undangannya pun mirip surat suara. Bangga dan salut dengan kedua pengantin tetap ingat untuk memberikan hak pilih meski di hari pernikahan mereka,” pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.