Kamis, 18 Jun 2026 04:42 WIB

Rentan Terpapar Omicron, Jurnalis di Mojokerto Jalani Vaksinasi Booster

Salah satu wartawan saat vaksinasi booster dipantau Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. (Foto: Ivan for jatimnow.com)
Salah satu wartawan saat vaksinasi booster dipantau Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. (Foto: Ivan for jatimnow.com)

Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Kesehatan bersama PWI melaksanakan vaksinasi booster bagi jurnalis di Pendopo Graha Maja Tama.

Vaksinasi booster ini juga digelar bagi aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat umum. Vaksin yang digunakan merk Pfizer.

Baca Juga: Bupati Ikfına dan Wabup Al-Barra Kembali Pimpin Mojokerto, Masa Cuti Berakhir

Ketua PWI Mojokerto Sholahudin mengatakan, vaksinasi booster ini dilakukan karena awak media harus memiliki kekebalan tubuh.

"Kinerja kami tidak kenal waktu dan tak kenal lelah maka dibutuhkan badan yang fit. Ini salah satu bentuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di kalangan wartawan. Kami bekerja sama dengan Dinkes Pemkab Mojokerto untuk melakukan vaksinasi booster," kata Sholahudin, Senin (31/1/2022).

Menurut wartawan MNC grup ini, untuk vaksinasi pertama dan kedua, PWI bekerja sama dengan Pemkot Mojokerto, sementara vaksinasi booster bekerja sama dengan Pemkab Mojokerto.

Baca Juga: Cara Pjs Bupati Mojokerto Gugah Kesadaran Hukum Warga terhadap Judi Online

"Vaksinasi satu dan dua pakai sinovac, sesuai anjuran pemerintah untuk booster kami memakai Pfizer," tuturnya.

Sementara Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menjelaskan, pihaknya mengapresiasi jurnalis yang menyukseskan vaksinasi booster untuk mencegah virus corona varian Omicron.

"Varian Omicron banyak didapati di Indonesia. Meski tidak mengakibatkan kematian begitu besar karena yang diserang adalah tenggorokan bukan paru-paru. Tetapi kita harus tetap waspada, tetap prokes ketat dan melakukan vaksinasi booster," ucap Ikfina.

Baca Juga: 16.382 Perangkat LKD Mojokerto Terima BPJS Ketenagakerjaan, Ini Pesan Bupati

Ikfina juga melakukan sidak ke ruangan ASN untuk mencari pegawai yang belum menjalani vaksinasi ketiga atau booster.

"Pada umunya semua sudah booster, tapi ada yang belum karena kendala belum enam bulan dari vaksin kedua, juga ada sebagian tadi yang hamil serta lagi tidak enak badan. Tadi ada temuan pegawai belum vaksinasi kedua, ini harus diselesaikan agar SDM di Pemkab Mojokerto dalam kondisi kebal imunitas selama pandemi COVID-19. Apalagi saat ini banyak muncul varian baru," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.