Senin, 15 Jun 2026 17:23 WIB

Warga Banyu Urip Surabaya Temukan Mayat Bayi saat Kerja Bakti

Polisi melakukan evakuasi dan olah TKP di lokasi penemuan jenazah bayi. (Foto: Polsek Sawahan/jatimnow.com)
Polisi melakukan evakuasi dan olah TKP di lokasi penemuan jenazah bayi. (Foto: Polsek Sawahan/jatimnow.com)

Surabaya - Warga Jalan Banyu Urip Lor gang 10 Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, dikejutkan dengan adanya mayat bayi di sungai kecil setempat, saat melakukan kerja bakti, Minggu (30/1/2022).

Mayat tersebut diperkirakan berusia 5 bulan dan ditemukan dalam kondisi isi perut terburai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolsek Sawahan Kompol A Risky saat dikonfirmasi jatimnow.com mengatakan, penemuan itu bermula dari warga yang lakukan giat kerja bakti dan melihat ada mayat bayi yang tersangkut di bebatuan yang ada di sungai.

"Awalnya ditemukan seorang warga, Achmad Alfan (35) yang melaksanakan kerja bakti bersama warga lainnya membersihkan sungai setempat sekitar pukul 08.30 WIB. Kemudian, saksi menemukan bayi di sungai yang akan dibersihkannya," ujarnya.

"Saksi memberi tahu kepada warga dan menyampaikan kepada Binmaspol Kelurahan Kupang Krajan, Polsek Sawahan," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Usai mendapatkan laporan tersebut, pihaknya memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Sawahan dan meminta bantuan tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah TKP serta identifikasi.

"Dari hasil olah TKP, diduga jenazah bayi itu terbawa arus dari selatan dan kemudian tersangkut di bebatuan di sungai tersebut," kata Risky.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sekitar pukul 10.10 WIB, mayat bayi dibawa mobil Dinas Kesehatan Kota Surabaya ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Jenis kelamin, usia bayi dan perkiraan kematian sementara belum bisa diperkirakan karena jenazah bayi sudah tidak berbentuk seperti awal, dan saat ini masih dalam pemeriksaan di RSUD dr Soetomo," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.