Jumat, 12 Jun 2026 17:30 WIB

Gubernur Khofifah Minta KPID Jatim Serius Perangi Hoaks

Gubernur Khofifah melantik tujuh komisioner KPID Jatim. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Khofifah melantik tujuh komisioner KPID Jatim. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah jabatan Komisioner Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Jatim Periode 2021-2024.

Pelantikan yang berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim No: 188/898/KPTS/013/2021 tanggal 17 Desember 2021, itu berlangsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Baca Juga: 2 Buku Diluncurkan NA Jatim di Muskerwil Sidoarjo, Khofifah: Referensi Bersama

Dalam sambutannya, Khofifah meminta tujuh komisioner KPID Jatim untuk serius memerangi hoaks dan disinformasi yang marak beredar di masyarakat melalui berbagai platform media sosial.

KPID Jatim diharap bisa menjadi institusi yang membantu memediasi informasi yang berkembang di masyarakat, baik yang berdampak positif maupun negatif.

"Ada dinamika yang kita harus lakukan penyesuaian secara proaktif dan kewaspadaan bersama. Setuju tidak setuju, kita harus beradaptasi dengan cepat. Hoaks itu ada dan tidak pernah berhenti. Terlebih di era transformasi digital ini,” ucap Khofifah, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Khofifah Beri Pesan Ini saat Peresmian Si Mas Ganteng di Alun-Alun Tuban

Tujuh Komisioner KPID Jatim terpilih itu di antara lain Romel Masykuri, Royin Fauziana, Dian Ika Riani, A. Afif Amrullah, Immanuel Yosua Tjiptosoewarno, Sundari, dan Habib M. Rohan.

Khofifah juga mengatakan, tantangan KPID sekarang makin berat karena tidak hanya harus mengawasi isi siaran media-media konvensional, tetapi juga media-media penyiaran berbasis media sosial.

"Contohnya YouTube. Di platform itu semua orang, pribadi, bebas membuat konten. Banyak yang positif, tapi tidak sedikit pula yang negatif dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Di sinilah peran penting KPID. Mari kita dorong plusnya, mari kita reduksi minusnya. Perbanyak program yang bisa mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Khofifah Bahas Efisiensi Anggaran hingga SR pada Sertijab Bupati Tulungagung

Sementara Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Anggota KPID Jatim Akhmad Muzakki mengatakan, tugas utama KPID Jatim untuk menjaga perdamaian dan harmoni sosial di masyarakat lewat pengawasan informasi.

"Ruang publik kita ini sangat fragmanted. Peran KPID sangatlah penting untuk menjaga kedamaian dan rasa kebangsaan di dalam ruang publik itu,” kata Muzakki.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.