Selasa, 16 Jun 2026 08:17 WIB

Gelar Retreat Natal, SMPTAG Peringati Kelahiran Sang Juru Selamat

SMPTAG Surabaya gelar Retreat Natal. (Foto: Humas SMPTAG for jatimnow.com)
SMPTAG Surabaya gelar Retreat Natal. (Foto: Humas SMPTAG for jatimnow.com)

Surabaya - Sekolah Menengah Pertama 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya menggelar peringatan kelahiran Sang Juru Selamat dengan Tagline "Jangan Takut".

Retreat Natal yang digelar sepekan setelah pembelajaran tatap muka (PTM) tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Meski Natal jatuh setiap 25 Desember, SMPTAG tidak ingin kehilangan momen mengenang kembali kasih Kristus.

Guru Agama Kristen SMPTAG Surabaya, Agus menjelaskan, retreat Natal yang diperingati setiap tahunnya dalam momen peringatan kelahiran Yesus Kristus itu dapat memberi pencerahan saat manusia dalam keterpurukan.

"Retreat Natal ini kami adakan setiap tahun tentunya dalam tahap perayaan Natal baik itu umat Kristen Katolik atau Kristen Protestan. Artinya merayakan Sang Juru Selamat lahir ke dunia, supaya umat manusia yang ada di bumi saat itu tidak berada pada posisi ketakutan, namun pada posisi terang," kata Agus, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Agus menambahkan, tujuan dilakukannya rangkaian kegiatan Retreat Natal untuk meningkatkan keimanan siswa dan siswi yang terlibat dalam perayaan.

"Anak-anak kami ajak menyanyi, menceritakan kesan-kesan tentang Natal, dan tentunya ada juga firman atau khutbah dari kakak pembina untuk meningkatkan iman anak-anak di sini. Sehingga mereka tidak melakukan hal hal yang dilarang oleh agama," imbuh Agus.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Salah satu siswa kelas 9A SMPTAG, Wahyu Adi Gunawan berharap, kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan untuk ke depannya bisa lebih ditingkatkan, hal ini supaya siswa terbiasa dalam acara semacam ini.

"Harapan saya untuk kegiatan terkait kerohanian seperti ini, kalau menurut saya semoga bisa ditingkatkan lagi. Namun karena saat ini sedang pandemi Covid-19 dengan keterbatasan tempat, jadi bisa tidak bisa memang harus menyesuaikan," ujar Wahyu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.