Kamis, 18 Jun 2026 08:14 WIB

Hunian Sementara untuk Korban Erupsi Semeru Diperkirkan Rampung Maret

Wapres KH. Ma'ruf Amin saat meninjau progres pembangunan hunian sementara untuk korban erupsi Semeru di Lumajang (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Wapres KH. Ma'ruf Amin saat meninjau progres pembangunan hunian sementara untuk korban erupsi Semeru di Lumajang (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Lumajang - Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma'ruf Amin meninjau progres pembangunan hunian sementara (huntara) di kawasan relokasi bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jumat (14/1/2022).

Wapres menyebut, huntara itu dipastikan jauh dari lokasi dampak erupsi Semeru. Terlebih di lokasi huntara juga disiapkan berbagai fasilitas penunjang.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Saya lihat huntara cukup baik berkat kerja keras dan koordinasi Gubernur Jatim bersama bupati serta seluruh kementerian, berjuang untuk bisa memindahkan bapak ibu ke tempat yang lebih layak. InsyaAllah jauh lebih baik," tuturnya.

Sementara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkomitmen, huntara bagi korban erupsi Semeru itu bisa ditempati satu setengah bulan ke depan. Sehingga diperkirakan Maret 2022 akan rampung dan bisa ditempati warga saat Lebaran Idul Fitri.

Progres saat ini, lanjut Khofifah, sudah ada satu unit rumah contoh huntara yang akan menjadi acuan untuk standar pembangunan selanjutnya.

"InsyaAllah, satu setengah bulan ke depan huntara ini selesai dan lebaran bisa segera ditempati," ungkap Khofifah.

Baca Juga: Pertamina Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Erupsi Semeru

Total lahan yang disediakan untuk hunian ini seluas 81 hektar, yang seluruhnya milik Perhutani. Dari jumlah tersebut, rencananya akan didirikan 2.000 unit hunian sementara pada tahap pertama.

"Huntara yang akan ditempati 1.951 KK (kepala keluarga) dari Desa Sumber Mujur ini berukuran 10x14 dengan luas bangunan 6x4,8 meter. Terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, serta fasilitas penunjang lainnya," papar Khofifah.

Menurutnya, di lokasi huntara tersebut juga akan didirikan beberapa fasilitas umum. Di antaranya masjid, kandang terpadu, TPQ, madrasah, sekolah, balai pertemuan, fasilitas ekonomi hingga lahan pemakaman.

Baca Juga: Waspada Fluktuasi Suhu Ekstrem, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 3 Hari Gunung Semeru

Dalam kunjungannya itu, Wapres Ma'ruf Amin didampingi Wakil Menteri KLHK Alue Dohong, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.