Minggu, 21 Jun 2026 02:10 WIB

Kajari Kota Batu Ndalang Sosialisasikan Kesadaran Hukum, Kadisparta: Luar Biasa

Pertunjukan wayang kulit dengan dalang Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Supriyanto. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pertunjukan wayang kulit dengan dalang Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Supriyanto. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Pendekatan budaya jauh lebih mudah diterima untuk menyampaikan sosialisasi kesadaran hukum. Hal ini dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batu, Supriyanto bersama Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparta) Kota Batu, Arief As Siddiq.

Digelar pertunjukan wayang kulit di Sanggar Seni Kridha Manggala Laras milik Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batu, Eko Saputro, Selasa malam (11/1/2022).

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Kajari Kota Batu Supriyanto ternyata memiliki kemampuan mendalang. Ia begitu lancar melantunkan sastra pedalangan dengan memainkan lakon Mahkutoromo diiringi alunan liris gamelan.

Memainkan lakon pewayangan seperti menggugah ingatan masa kecilnya. Terlebih latar belakangnya seorang akademisi seni pedalangan. Karena saat masih duduk di bangku kelas 1 SMP, Supriyanto getol mempelajari seni wayang.

"Dulu saya belajarnya di sanggar seperti ini juga. Yang mengajari sesepuh di kampung saya di Sragen. Bukan akademisi seperti Pak Eko ini, tapi mengetahui seluk beluk pewayangan. Apalagi ada nilai-nilai moral yang terkandung dalam seni pewayangan," jelasnya.

Pada era Wali Songo budaya digunakan untuk menyebarkan pencerahan kepada masyarakat melalu media wayang. Sebagai jaksa, dirinya pun terinspirasi mengikuti jejak Wali Songo.

"Saya ingin memberikan pencerahan, khususnya di bidang hukum. Sehingga bisa menjadi media jaksa dalam menyampaikan pesan, memberikan pencerahan hukum kepada masyarakat melalui media wayang," kata mantan Kejari Gorontalo ini.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Meski usianya tak lagi muda, Supriyanto terus mengasah kemampuannya memainkan lakon pewayangan. Semangat itu ingin ditularkannya kepada generasi muda agar tetap melestarikan seni tradisi, khususnya pewayangan.

"Itu selaras dengan program Dinas Pariwisata Kota Batu yang ingin meneguhkan kota wisata dan budaya. "Muaranya agar membangkitkan gairah budaya di Kota Batu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq Arief sangat mengapresiasi melihat Kajari begitu piawai memainkan wayang. Kreativitasnya mencerminkan sosok yang luar biasa.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Seorang figur yang sangat luar biasa. Beliau telah menunjukkan kreativitas di bidang pewayangan. Beliau menginginkan media pewayangan ini untuk media sosialisasi jaksa peduli masyarakat dalam hal ini kebudayaan dan pariwisata," ucap Arief.

Apalagi memang diketahui pendekatan budaya sangat lebih muda diterima untuk menyampaikan sosialisasi kesadaran hukum. Sejalan dengan itu, Arief memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas bentuk konkret Kajari Batu yang ikut melestarikan seni tradisi pewayangan.

"Melalui pengembangan kebudayaan ini digunakan untuk menyadarkan masyarakat di bidang hukum. Kami punya keyakinan ada korelasi antara bidang hukum dan kebudayaan sebagai saluran sosialisi norma-norma dalam kehidupan masyarakat," tukasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.