Selasa, 23 Jun 2026 13:38 WIB

266 Anak di Bawah Umur Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Alasannya Bikin Miris

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 11 Jan 2022 15:51 WIB
Kantor Pengadilan Agama Ponorogo (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kantor Pengadilan Agama Ponorogo (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Sebanyak 266 anak di bawah umur mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Ponorogo sepanjang Tahun 2021. Angka tersebut naik dibanding Tahun 2020 yang hanya tercatat 241 anak.

Humas PA Kabupaten Ponorogo, Sukahata Wakano menjelaskan, rata-rata alasan mereka mengajukan dispensasi nikah lantaran hamil duluan, dengan usia bervariasi.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

"Ada yang 17 tahun hamil duluan. Ada yang 18 tahun. Juga ada yang 15 tahun," ujar Sukahata kepada wartawan, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, jika dipersentasekan dari 266 anak-anak, sekitar 65 persen karena hamil duluan. Sisanya ada yang sudah melakukan hubungan suami istri tapi belum hamil. Dan karena mereka takut hamil, akhirnya mengajukan dispensasi nikah.

"Tapi juga ada yang takut zina maupun terjadi fitnah. Cuma ya itu yang paling banyak hamil duluan," tegasnya.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Untuk lokasi, yang paling banyak mengajukan dispensasi adalah dari luar Kecamatan Ponorogo kota, yaitu kecamatan yang perbatasan dengan kabupaten lain. Beberapa juga tercatat sebagai anak para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Jadi yang mengajukan dispensasi itu paman mereka. Karena orangtuanya di luar negeri," tambahnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sukahata menambahkan, faktor Pandemi Covid-19 juga berpengaruh di balik meningkatkan pengajuan dispensasi nikah tersebut.

"Pengaruh pandemi, karena belajar dari rumah. Sehingga peluang komunikasi dengan pasangan banyak," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.