Minggu, 14 Jun 2026 12:56 WIB

Tetangga Korban Pembunuhan di Surabaya Sempat Dengar Teriakan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 07 Jan 2022 13:31 WIB
Polisi memasang garis dilarang melintas di lokasi perampokan disertai pembunuhan. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Polisi memasang garis dilarang melintas di lokasi perampokan disertai pembunuhan. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Polisi masih terus mendalami kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan yang menimpa Suyatio alias Shien Cuan (65), pemilik depo air galon dan gas elpiji hingga tewas dengan luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, Jumat (7/1/2022) pagi.

Sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di dalam depo, korban sempat berteriak tiga kali.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

"Saya sempat melihat pintu rolling door-nya kebuka, terus lampunya mati. Saya juga denger suara teriakan tiga kali dari dalam, tapi saya nggak curiga. Ya saya kira biasa aja," terang Chandra, tetangga depan toko korban.

Baca juga: 

Sementara Widodo, tetangga tepat samping toko korban mengatakan, saat peristiwa sadis itu diketahui oleh sejumlah warga dan dilaporkan ke RT setempat, ia mengetahui korban masih hidup namun tidak ada warga yang berani masuk ke toko korban.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

"Pas warga di sini tahu itu (korban) masih hidup. Kebuka sedikit pintunya terus sudah ada Bu RT. Tapi nggak ada yang berani masuk, takut ada orang jahat di dalam. Kemudian lapor Polsek," katanya.

Tak lama setelah itu, sejumlah anggota dari Polsek Tandes datang ke lokasi. Saat dicek, kondisi rolling door toko sudah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

Kemudian polisi masuk ke dalam toko melalui lantai dua dengan cara menggunakan tangga dan meminta istri korban untuk membuka pintu.

"Yang buka pintu istrinya, tapi sempat nggak mau buka. Setelah disuruh pak polisinya akhirnya mau. Istrinya masih hidup. Dia di lantai atas," jelas Widodo.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.