Rabu, 17 Jun 2026 01:59 WIB

Curi Meter Air hingga Ratusan Kali, Mantan Karyawan PDAM Situbondo Diringkus

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 06 Jan 2022 19:02 WIB
Pelaku pencurian meter air di Situbondo. (Foto: Polres Situbondo/jatimnow.com)
Pelaku pencurian meter air di Situbondo. (Foto: Polres Situbondo/jatimnow.com)

Situbondo - Kasus pencurian meter air dan pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Situbondo yang terjadi di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, diungkap Satreskrim Polres Situbondo.

Seorang pelaku diamankan. Dia adalah EB (53) warga Mimbaan Panji, Situbondo. Dari pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit motor Honda Beat hitam bernopol P 5902 ET, satu buah helm merah, alat meter air 6 buah, patekol, dan kran air 19 buah.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Kasi Humas Polres Situbondo Iptu Achmad Sutrisno menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihak PDAM mendapat laporan dari pelanggannya, yakni MS Glow bahwa telah terjadi pencurian meter air PDAM di tempatnya.

Dari situlah, petugas PDAM mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Rupanya, pencurian itu benar. Pihak PDAM bersama korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Situbondo.

"Berdasarkan laporan itu, Tim Satreskrim yang dibantu Unit Intelkam langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Kemudian didapat hasil, bahwa pelakunya merupakan mantan karyawan PDAM," jelas Sutrisno, Kamis (6/1/2022).

Untuk modus, Sutrisno mengatakan pelaku beraksi saat korban sedang istirahat. Pelaku merusak pipa yang terhubung ke meter air. Dan atas kejadian tersebut, PDAM Kabupaten Situbondo telah kehilangan meter air sebanyak 336 meter kubik sejak tahun 2020 sampai tahun 2022, dan mengalami kerugian sebesar Rp 142,8 juta.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Tersangka mengaku telah melakukan pencurian tersebut sebanyak 132 kali di 23 TKP. Dan hasil kejahatannya dijual ke pedagang besi tua di Kecamatan Panji," sebut Sutrisno.

"Saat ini kasusnya masih dikembangkan dan didalami lagi. Nanti perkembangannya kami sampaikan lagi," tandasnya.

Berikut 23 TKP pencurian yang dilakukan tersangka EB:

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

Pertama di daerah Kalibagor. Kemudian di daerah Kotakan, Perum Grenhill, Perum Baiti Jannati, Perum Panorama, Dawuhan, Panji Permai, barat pasar Sumberkolak, dan di daerah Jalan Sucipto.

Selanjutnya di daerah Alasmalang, Jalan Anggrek, Curah Jeru, Karangasem, PG Wringin Anom, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Semeru, Jalan Merpati, Jalan WR Supratman, Jalan Argopuro, Jalan Madura, Jalan Melati, Desa Tenggir dan Jalan Semeru.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.