Jumat, 24 Jul 2026 18:38 WIB

Setigi Jadi Destinasi Wisata Favorit di Gresik Selama Libur Nataru

Wisatawan mancanegara sedang berada di Wisata Setigi. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Wisatawan mancanegara sedang berada di Wisata Setigi. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Gresik - Wisata Setigi Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Minggu (2/1/2022).

Sepanjang musim liburan, ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati wisata buatan bekas tambang kapur tersebut. Tak hanya dikunjungi wisatawan domestik, pengunjung Setigi juga banyak yang berasal dari luar Gresik bahkan mancanegara.

Baca Juga: Wisata Alam Kali Jompo Jadi Magnet Rekreasi Warga Jember di Musim Libur Sekolah

Kusumawati, pengunjung asal Kapas Krampung Surabaya mengatakan, dirinya sudah cukup lama penasaran ingin melihat Setigi sejak pembukaannya pada 3 tahun lalu. Namun karena berbagai hal, rencana tersebut baru bisa terealisasi pada liburan akhir tahun kali ini.

"Konsep wisatanya unik dan menarik, karakternya khas banget," kata Kusumawati, yang datang bersama rekan-rekannya yang berprofesi sebagai guru.

Sama halnya bagi Hasan, pengunjung asal Sidoarjo yang datang bersama keluarganya, berkungjung ke Setigi juga telah direncanakan sejak lama. Ia sengaja memanfaatkan momen libur tahun baru untuk menikmati beberapa wisata yang berada di pesisir pantai utara Jawa di Gresik.

"Mumpung tahun baru, saat yang tepat untuk merajut kebersamaan keluarga," ucap Hasan.

Baca Juga: Desa Les Buleleng Raup Manfaat Ekonomi dari Wisata dan Garam Tradisional

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sekapuk Abdul Halim yang juga penggagas berdirinya Setigi menjelaskan, pihaknya tetap mematuhi aturan pemerintah dengan membatasi jumlah pengunjung di Setigi. Selain itu penerapan protokol kesehatan juga diterapkan secara ketat.

"Setigi punya lahan seluas 5 hektar dengan kapasitas pengunjung 5 ribu orang. Tapi sesuai peraturan pemerintah dalam masa pandemi kami hanya memberikan kuota kunjungan sebanyak 50 persen," jelas Abdul Halim.

Kades yang biasa dipanggil dengan sebutan Aha itu menambahkan, selain dikunjungi wisatawan domestik, tak jarang Setigi juga dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Baca Juga: Aturan Berubah, Pengelola Pantai di Tulungagung Dilarang Tarik Tiket Masuk

"Awalnya pengunjung memang hanya dari Gresik dan Lamongan. Tapi kini banyak yang datang dari luar daerah. Bahkan beberapa kali ada rombongan bule yang datang ke sini," bebernya.

Sebagai tambahan informasi, Setigi yang berarti Selo Tirto Giri. Wisata ini dibangun di perbukitan kapur Desa Sekapuk.

Di dalamnya terdapat wahana Danau Jamrud, Jembatan Peradaban, Tangga Drajat, Kolam Banyu Gentong, Pemandian Hijabers Jorongan Batu Kars, Arena Outbond, dan Taman Desa.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.