Kamis, 18 Jun 2026 01:48 WIB

Timnas Indonesia Dibungkam Thailand 0-4, Shin Tae-yong Tak Menyerah

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (Foto: Dok. PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (Foto: Dok. PSSI)

jatimnow.com - Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui kekalahan timnya dari Thailand dengan skor 4-0 pada leg pertama final Piala AFF 2020, di Stadion Nasional Singapura, Rabu (29/12/2021) malam WIB.

Ia menilai ada perbedaan jauh dari segi pengalaman antara pemain Indonesia dan Thailand. Ia mengatakan banyak pemainnya yang baru pertama kalinya merasakan final Piala AFF.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Selain itu gol cepat yang dicetak Chanathip Songkrasin mempersulit timnya untuk mengembangkan permainan karena Thailand bermain dengan presing dan tekanan tinggi.

"Memang Thailand sangat sempurna. Sebaliknya kami ada kekuarangannya. Tapi kami akan mempersiapkan lebih baik untuk pertandingan selanjutnya," kata Shin dalam konferensi pers usai pertandingan.

Shin juga tak menyangka pasukannya menelan kekalahan dengan skor 4-0. Angka tersebut, katanya, menunjukkan pengalaman pemain sangat dibutuhkan ketika bermain di partai penting seperti final Piala AFF. Shin akan meminta pemainnya melupakan kekalahan tersebut dan menatap leg kedua.

Kendati demikian Shin menolak menyerah. Ia masih percaya keajaiban akan terjadi pada leg kedua meskipun jika melihat skor kekalahan 4-0 sangat berat membalikkan keadaan.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

Ia akan memulihkan tenaga dan mental pemain agar mereka menampilkan permainan lebih baik di leg kedua.

"Bola masih bundar dan kita harus kerja keras sampai akhir dan harus kerjas keras untuk fan Indonesia demi mendapatkan hasil yang lebih baik," ujar Shin.

 

Baca Juga: Takluk di Laga Final FIFA Series, Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Kelemahan Tim

Lihat Artikel Asli

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.