Senin, 22 Jun 2026 16:15 WIB

Dosen Untag Surabaya Hibahkan Alat Peleburan Aluminium Berbahan Bakar Oli Bekas

Dosen Untag Surabaya hibahkan alat peleburan aluminium berbahan bakar oli bekas
Dosen Untag Surabaya hibahkan alat peleburan aluminium berbahan bakar oli bekas

Surabaya - Dosen Untag Surabaya menjalankan program kemitraan masyarakat dengan menghibahkan tungku peleburan logam aluminium berbahan bakar oli bekas pada CV Cahaya Mulya Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Program yang dibiayai hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) Tahun 2021 itu dilakukan oleh Hery Murnawan, dengan anggota Putu Eka Dewi Karunia Wati, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho dan Faradlillah Saves.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kegiatan tersebut berjudul 'Rancang Bangun Tungku Peleburan Logam Aluminium Berbahan Bakar Oli Bekas untuk Menekan Biaya Produksi Guna Memiliki Kemampuan dan Daya Saing di Pasar'.

Ketua program kemitraan masyarakat Untag Surabaya, Hery Murnawan menjelaskan, CV. Cahaya Mulia merupakan UKM pengecoran logam aluminium yang awalnya memproduksi wajan. Namun seiring perkembangan waktu dan menurunnya permintaan, CV ini memutuskan untuk mengubah produksinya.

"Saat ini CV. Cahaya Mulia membuat komponen mesin perkakas berupa puli, tutup oli, tempat bearing, tutup parutan kelapa, propeler dan lain-lain. Proses produksi komponen tersebut dilakukan dengan menggunakan cetakan logam dan cetakan tanah," ujar Hery, Selasa (28/12/2021).

Sebelumnya, aktivitas produksi pencetakan komponen mengalami beberapa kendala seperti terjadinya pengentalan pada cairan logam. Hal itu mengakibatkan proses produksi menjadi tidak efektif dan efisien.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Prosesnya berat ketika menggunakan layout yang lama karena terjadi proses pengentalan cairan logam akibat jarak perpindahan dari tungku peleburan menuju cetakan tanah terlalu jauh. Akibatnya harga jual produksi tidak dapat memberikan keuntungan yang optimal," tambah Kaprodi Teknik Industri itu.

Hery menambahkan, dengan membuat rancang bangun tungku peleburan logam aluminium berbahan bakar oli bekas, diharapkan dapat mengurangi polusi udara dan mengurangi beban biaya produksi saat menggunakan tungku koil.

Tungku peleburan logam ini dibuat dengan mempertimbangkan aspek ergonomic dengan mengunakan bahan dari batu tahan api dan batu isolator, sehingga kondisi panas dari peleburan logam akan berkurang pada area kerja operator.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Tata letak fasilitas tungku peleburan didekatkan dengan cetakan tanah sehingga proses kerja akan efektif, dapat membantu UKM dalam mencapai sebuah strategi yang menunjang diferensiasi dengan biaya yang rendah.

"Kegiatan pengabdian yang dilakukan pada CV. Cahaya Mulia memberi beberapa solusi yang dapat meningkatkan kapasitas produksi dan menekan biaya produksi, sehingga produk cetakan aluminium mampu bersaing di pasar," tutup Hery.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.