Rabu, 17 Jun 2026 04:26 WIB

Tahun 2021, Kasus Kejahatan di Banyuwangi Turun 3,1 Persen

Polres Banyuwangi menggelar anev akhir tahun 2021. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Polres Banyuwangi menggelar anev akhir tahun 2021. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Kasus kejahatan di Banyuwangi mengalami penurunan sepanjang tahun 2021. Sementara angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan.

Berdasarkan data Polresta Banyuwangi, kasus kejahatan hingga akhir tahun 2021 mencapai 1.316 kasus.

Baca Juga: Dua mahasiswi tewas kecelakaan di jalur "tengkorak" Banyuwangi

Sementara tahun 2020 lalu mencapai 1.358 kasus, atau mengalami penurunan sebanyak 42 kasus.

"Dibandingkan dengan tahun lalu, kasus kejahatan di Banyuwangi turun sebesar 3,1 persen," kata Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, saat pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Senin (27/12/2021).

Di sisi lain, penyelesaian perkara tindak pidana di tahun 2021 mengalami kenaikan 11,9 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Penyelesaian kasus di tahun 2021 mencapai 1.124 kasus atau 85,4 persen. Ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 yang hanya 998 kasus atau 73,5 persen dari perkara yang ditangani," imbuhnya.

Rata-rata kasus kejahatan yang terjadi di Banyuwangi masih didominasi kasus tindak pidana umum. 

Baca Juga: Pemuda Perkosa Kekasih Dibawah Umur

Diantaranya penyalahgunaan narkotika sebanyak 218 kasus, pencurian dengan pemberatan 100 kasus, dan curanmor 88 kasus.

Selain itu, Polresta Banyuwangi juga berhasil mengungkap kasus peredaran mata uang asing palsu senilai 2,8 triliun dan uang palsu Rp3,7 miliar.

"Termasuk juga kita berhasil mengungkap home industry senjata api ilegal dan masih banyak lagi kasus besar yang berhasil kita ungkap," tambah Nasrun.

Sementara itu, kasus kecelakaan lalu lintas selama Tahun 2021 mengalami peningkatan signifikan. 

Baca Juga: AMSI Jatim dan Polresta Banyuwangi Bentuk KDD Tangkal Hoaks dan Hate Speech

"Tahun 2021 ada 801 laka naik 18 persen dibandingkan tahun 2020 yang hanya 676 kasus. Korban meninggal juga meningkat dari 183 kasus di tahun 2020 menjadi 217 di tahun 2021," ungkapnya.

Nasrun menambahkan, hasil ungkap di tahun 2021 ini akan menjadi bahan evaluasi sehingga harapannya di tahun 2022 angka kejahatan kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas bisa turun.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.