Senin, 22 Jun 2026 05:04 WIB

Diduga Arahkan Agen BPNT ke Supplier Tertentu, Ini Kata TKSK di Dlanggu

Ilustrasi
Ilustrasi

Mojokerto - Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Kecamatan Dlanggu diduga mengarahkan agen untuk memesan komoditas beras dan jeruk dari supplier tertentu.

Hal itu ditampik oleh TKSK Kecamatan Dlanggu, Nur Khasanah. Ia mengatakan agen e-warong sendiri memesan ke supplier tanpa lewat dirinya dan pendamping. "Mereka order sendiri ke supplier dan tidak melalui saya," kata Nur Khasanah, Minggu (26/12/2021).

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

Namun, dirinya tidak berkilah jika ada salah satu supplier beras yang menguasai untuk beras bantuan pangan non tunai (BPNT) di kecamatan. "Iya dia mendominasi, tapi juga ada supplier beras lain yang dipakai oleh agen, tidak hanya beras dia saja," tukasnya.

Disinggung terkait beras yang tidak ada labelnya, ia mengaku sudah meminta untuk menghentikan pendistribusian ke KPM dan akan dikembalikan ke supplier. "Sudah kami minta hentikan, nanti kita kembalikan kepada suppliernya dan meminta ganti yang ada cap labelnya," cetusnya.

Baca Juga: TKSK di Dlanggu Mojokerto Diduga Arahkan Agen BPNT ke Supplier Tertentu

Baca Juga: Komisi III DPR RI Cek Stok dan Kualitas Beras di Gudang Bulog Candirejo Nganjuk

Namun, Nur Khasanah mengaku tidak berwenang menjatuhkan sanksi terhadap supplier tersebut. "Saya tidak tahu konsekuensinya, itu bukan kewenangan saya," ucapnya.

Ditanyakan oknum pendamping yang diduga merangkap sebagai agen, Nur Khasanah mengakui, tapi beberapa saat kemudian ia menampik itu. Dirinya berkilah agen itu nama saudaranya oknum pendamping itu.

"Iya tokonya ada di rumah pendamping, tapi administrasinya atas nama saudaranya," bebernya.

Baca Juga: Surabaya Kirim 2,2 Ton Beras dan Donasi Rp194,9 Juta untuk Sumatera

Berdasarkan keterangan Plt Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono, beras tersebut memang seharusnya ditarik dan suppliernya bisa tidak pakai lagi pada penyaluran BPNT selanjutnya.

"Kalau ada beras seperti itu harusnya ditariklah, tergantung yang dibawah itu prosesnya gimana, saya tidak tahu," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.