Minggu, 21 Jun 2026 14:02 WIB

Dugaan Kekerasan di Ponpes Al Izzah, Ini Saran Lembaga Perlindungan Anak

SMA Al Izzah yang berada di Ponpes Al Izzah Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
SMA Al Izzah yang berada di Ponpes Al Izzah Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Modern Al Izzah Kota Batu masih mengundang perhatian banyak pihak. Salah satunya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menurut Komisioner KPAI, Putu Elvina mengatakan pengajar harus memiliki SDM dan infrastruktur penunjang sebelum menerima siswa. Mereka sudah harus memiliki perspektif mengenai perlindungan anak.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

"Itu sangat penting untuk mendukung terciptanya lembaga pendidikan yang aman dan nyaman untuk anak-anak. Makanya harus siap semuanya," ujarnya, Jumat (24/12/2021).

Dia mencontohkan kesiapan itu antara lain kebijakan, SDM, dan infrastruktur dengan baik dari tukang sapu sampai kepala sekolahnya.

"Itu sudah harus siap sebelum menerima siswa. Sehingga dari awal mereka tahu memberikan perlindungan kepada anak didiknya," katanya.

Bercermin pada kasus di sebuah asrama ternama di Kota Batu baru-baru ini, Putu menilai ada pengawasan yang longgar sehingga tidak mengetahui yang terjadi antar siswa. Ia menyarankan agar monitoring dan evaluasi ditingkatkan oleh pihak asrama atau yayasan.

"Pengawasannya masih sangat longgar sehingga tidak mengetahui apa yang terjadi sesama siswa. Kalau sudah tahap ini, maka monitoring harus ditingkatkan," ujarnya.

Pasalnya asrama menjadi tempat pembinaan, isinya pencegahan dan agar kejadian tidak terulang. Begitu juga mitigasinya juga harus ditata ulang, baik monitoring dan evaluasi agar kasus tidak terjadi.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual Terjadi di Ponpes Modern Al Izzah Batu

"Harus diketahui waktunya kapan dan tempat mana yang rentan terjadi kasus, lalu dicarikan jalan keluar," ungkapnya.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Lalu, Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI), Fuad Dwiyono menguraikan perlunya sekolah yang ramah terhadap anak. Sebab sekolah atau Ponpes seharusnya menjadi rumah terbaik bagi anak. Di sana ada peran sosial anak, juga termasuk ikatan kekeluargaan.

“Jadi kalau seperti keluarga, ya penuh kasih sayang. Sekolah pun harus memiliki pengawasan dan kontrol yang baik terhadap anak," harapnya.

Fuad juga meminta agar orang tua wali yang akan mendaftarkan anaknya ke sekolah bisa terbuka terhadap kondisi anak.

"Jangan sampai pihak sekolah ataupun pondok hanya menjadi tempat pembuangan terhadap permasalahan anak," sambungnya.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di Al Izzah Kota Batu, Ini Reaksi DPRD Provinsi Jatim

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Sementara itu, Kepala Seksi PPPA, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2), Emy Yulianingrum juga mengatakan hal serupa.

"Lembaga pendidikan harus menjadi tempat yang aman untuk anal-anak. Gerakan ini harus benar-benar diimplementasikan dengan maksimal," bebernya.

Karena di Kota Batu, masih belum ada kategori pesantren ramah anak. Pemkot Batu juga berupaya untuk menciptakan pesantren yang ramah anak. Selain itu, DP3AP2 telah berupaya memberikan edukasi kepada pengelola agar lembaga pendidikan yang mereka ramah terhadap anak.

"Tapi ada beberapa poin penting untuk mewujudkan sekolah ramah anak, salah satu di antara sekolah dapat memenuhi hak-hak anak yakni tumbuh kembang, keberlangsungan hidup, perlindungan dan partisipasi," tegasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.