Sabtu, 20 Jun 2026 12:24 WIB

Harga Cabai Meroket, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Gelar Pasar Murah

Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat mengecek harga cabai (Foto: Dinas Kominfo Kota Mojokerto)
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat mengecek harga cabai (Foto: Dinas Kominfo Kota Mojokerto)

Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari merespon meroketnya harga cabai dengan melaksanakan pasar murah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan di Rest Area Gunung Gedangan.

"Kami tadi menyediakan 12,5 kilogram cabai dibagi 50 paket dengan masing-masing seperempat kilogram. Ini tadi sudah diserbu habis karena memang subsidinya luar biasa besar dari harga normal 80 ribu perkilogramnya, kita jual 20 ribu perkilogramnya," ujar Ning Ita-sapaan akrab walikota, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Ning Ita berharap, dengan adanya pasar murah ini, akan dapat mengendalikan harga bahan pokok dengan lebih cepat. Diketahui selain harga cabai, harga minyak goreng di Kota Mojokerto yang sempat melonjak, kini telah terjadi penurunan dari sebelumnya Rp 48 ribu untuk kemasan 2 liter, turun menjadi kisaran Rp 35 hingga 38 ribu dengan berbagai merek.

Selain mengadakan pasar murah yang digelar selama dua hari dari 23 hingga 24 Desember 2021, Ning Ita bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto hari ini juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan beberapa toko modern.

Sidak dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya Rest Area Gunung Gedangan tempat digelarnya Pasar Murah, Sanrio, Superindo, Transmart, hingga Pasar tradisional Tanjung Anyar Kota Mojokerto.

Baca Juga: Pertamina Guyur 211 Ribu Paket Sembako di Jember, Cukup Tebus Rp30 Ribu

Hal ini dilakukan untuk mengecek secara langsung harga bahan pokok, hingga kualitas produk makanan dan minuman menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Kita hari ini juga melakukan pengecekan pasar, sejauh mana harga bahan pokok terkendali atau tidak, pasokanya tersedia atau tidak, serta kelayakan makanan dan minuman yang dijual. Dan alhamdulillah semuanya masih stabil dan ketersedian bahan pangan di Kota Mojokerto kita jamin tersedia, paling tidak sembilan bahan pokok yang merupakan kebutuhan pangan dasar. Dan alhamdulillah juga tidak ditemukan barang-barang kadaluarsa," pungkasnya.

Meski tidak ditemukan barang-barang kadaluarsa saat sidak dilakukan, Ning Ita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dengan melakukan pengecekan terhadap produk-produk yang akan dibeli.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat sidak ke toko modernWali Kota Mojokerto, Ning Ita saat sidak ke toko modern

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.