Kamis, 18 Jun 2026 09:16 WIB

Polisi Minta Warga Surabaya Tak Lakukan Pawai Saat Malam Tahun Baru

Pemusnahan knalpot brong di Mapolrestabes Surabaya (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Pemusnahan knalpot brong di Mapolrestabes Surabaya (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Polrestabes Surabaya musnahkan 2.512 botol minuman keras (miras) dan 862 knalpot brong hasil sitaan Operasi Cipta Kondisi dan operasi rutin selama satu bulan jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru.

Ratusan knalpot brong dihancurkan menggunakan alat gerinda dan ribuan botol miras dilindas menggunakan alat berat di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, pemusnahan barang bakti tersebut selain sebagai peringatan, juga untuk mengedukasi masyarakat.

Penindakan akan terus dilakukan apabila masih ditemukan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar dan bila masih ada penjual miras ilegal di Surabaya.

"Kami akan tindak jika masih kami temukan penjual miras ilegal maupun kendaraan dengan knalpot tak sesuai standar," tegas Hartoyo.

Dia mengungkapkan, Satresnarkoba akan menindak bila ada yang menjual miras ilegal. Satlantas juga dikerahkan untuk menindak pengguna knalpot brong di malam tahun baru. Penindakan melibatkan TNI dan Satpol PP dalam menjaga kondusifitas Kota Pahlawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami antisipasi penjualan miras ilegal ini, sebagai langkah kami mencegah gangguan keamanan jelang Natal dan Tahun Baru," ungkapnya.

Pada pergantian malam tahun baru yang masih di masa pandemi Covid-19 ini, Hartoyo meminta masyarakat untuk tidak pawai.

"Lebih baik berdoa untuk tahun depan yang lebih baik. Agar Surabaya tetap aman dan Covid-19 segera hilang," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pemusnahan miras di Mapolrestabes SurabayaPemusnahan miras di Mapolrestabes Surabaya

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.