Selasa, 16 Jun 2026 12:39 WIB

Ingin Sumbang Korban Banjir Bandang? Bupati Anas: Langsung ke Posko

  • Penulis :
  • | Senin, 25 Jun 2018 18:52 WIB
Bantuan korban banjir bandang Banyuwangi/Foto: Irul Hamdani
Bantuan korban banjir bandang Banyuwangi/Foto: Irul Hamdani

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi meminta agar masyarakat yang peduli dengan para korban banjir bandang di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, tidak menghimpun sumbangan di jalan-jalan. Demikian juga sebaliknya, masyarakat tidak memberikan sumbangan uang di jalanan.

"Dana untuk bantuan korban terdampak banjir bandang langsung salurkan ke posko tanggap bencana. Jadi, masyarakat tidak perlu untuk meminta sumbangan di jalan-jalan," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (25/6/2018).

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Galang Donasi Bencana Sumatra, Terkumpul Ratusan Juta

Demikian juga, Anas meminta masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan, apabila ada pihak yang meminta di jalan-jalan. Dia mengatakan, pemberian bantuan saat ini telah dipusatkan di Posko Tanggap Darurat Bencana yang terletak di Balai Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

"Bagi yang ingin memberikan bantuan bisa langsung koordinasi dengan BPBD Banyuwangi, atau ke posko pusat. Saat ini semua bantuan dipusatkan di posko, untuk selanjutnya didistribusikan pada korban terdampak," kata Anas.

Selain telah mengalokasikan anggaran untuk tanggap darurat bencana, Pemkab Banyuwangi juga telah mendirikan dapur umum. Dapur umum ini setiap harinya menyediakan sekitar 4.500 nasi bungkus untuk para korban terdampak.

"Untuk kebutuhan pangan para korban, telah ada dapur umum yang menyediakan makanan setiap harinya," kata Eka Muharram, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi.

Dengan demikian menurut Eka, untuk pangan lebih dari cukup. Bantuan berupa sembako yang datang dari masyarakat, langsung disalurkan pada korban terdampak.

Baca Juga: Marinir Kirim Satgas Rekonstruksi, Percepat Pemulihan Bencana Sumatra

"Bantuan sembako dari masyarakat bukan untuk dapur umum, tapi langsung disalurkan pada masyarakat. Dapur umum telah tersedia," kata Eka.

Karena itu, menurut Eka, bantuan yang lebih dibutuhkan warga terdampak banjir saat ini bukan sembako.

"Yang lebih dibutuhkan bukan sembako, tapi kebutuhan bayi, selimut, peralatan dan material bangunan," kata Eka.

Untuk air bersih, PDAM Banyuwangi juga sudah siap berapapun yang dibutuhkan," tambah Eka.

Baca Juga: Sekda Trenggalek Serahkan Donasi PSJT untuk Korban Banjir Sumatra dan Aceh

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.