Senin, 15 Jun 2026 22:54 WIB

Balita di Surabaya Dianiaya Ayah Tiri Hingga Tewas

  • Penulis :
  • | Senin, 25 Jun 2018 18:24 WIB
Petugas menunjukkan foto hasil otopsi jenazah balita di Surabaya.
Petugas menunjukkan foto hasil otopsi jenazah balita di Surabaya.

jatimnow.com - Diduga meninggal tidak wajar, makam seorang bocah di Surabaya dibongkar. Pembongkaran makam bocah berusia 2,5 tahun tersebut setelah adanya laporan dari kerabat kepada polisi yang menduga kematiannya tidak wajar.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto menyebut, kejadian itu dilaporkan pada Jumat (22/6/2018). Dari itu, pihaknya memeriksa sejumlah saksi, termasuk ayah dan ibu korban. Kemudian pada Sabtu (23/6/2018), makam korban dibongkar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Pembongkaran itu akhirnya kami lakukan untuk keperluan otopsi pada jasad korban," beber Agus, Senin (25/6/2018).

Penganiayan itu dilakukan tersangka di kamar kosnya di Jalan Kedung Mangu Timur No 130, Semampir, Surabaya.

Dari hasil otopsi, didapat sejumlah luka baik di kepala maupun perut korban. Darisanalah penyelidikan dimulai. Tak berselang lama, pada Minggu (24/6/2018), Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akhirnya memeriksa intensif Wisnu Cokro Buono (35) warga Jalan Sidotopo Wetan Mulyo No 41, Surabaya yang merupakan ayah tiri korban.

"Setelah kami periksa intensif, status ayah tiri korban (Wisnu) kami naikkan menjadi tersangka. Dia terbukti melakukan penganiayan terhadap korban," tegas Agus.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan jika penganiayaan itu dilakukan tersangka pada Rabu (20/6/2018) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, tersangka memandikan korban, karena NL, ibu korban (istri tersangka) sedang keluar untuk halal bihalal.

Saat dimandikan itulah, korban rewel dan terus menangis. Tersangka akhirnya kesal dan marah. Dia kemudian memukulkan gayung ke bagian kanan dan kiri kepala korban. Setelah itu, tersangka menyelupkan kepala korban ke dalam ember berisi air selama 10 detik.

Bahkan, saat korban sudah sesak nafas, tersangka malah memukuli perut korban dengan kepalan tangannya. Setelah ibu korban pulang, korban akhirnya dilarikan ke RSUD dr Soewandi diantar tersangka menggunakan motor. Namun di tengah jalan, korban sudah tidak bernafas. Dan di rumah sakit, korban juga dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat ini kami masih melengkapi berkas perkara. Tentu akan ada tahapan-tahapan yang masih akan kami lakukan," tandas Tinton.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.