Selasa, 16 Jun 2026 06:07 WIB

Muktamar NU ke-34

Kenang Pertemuan dengan Bos Facebook, Jokowi Ingatkan NU tentang Metaverse

Presiden Jokowi memberi sambutan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/jatimnow.com)
Presiden Jokowi memberi sambutan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/jatimnow.com)

Lampung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang pertemuannya bareng Bos Facebook Mark Zuckerberg pada lima tahun lalu. Dari kenangan itu, Jokowi mengingatkan Nahdlatul Ulama (NU) tentang masa depan di dunia digital atau metaverse.

"Lima tahun lalu saya ingat betul bertemu dengan pemiliknya Facebook," ujar Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di acara pembukaan Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Daarussa'adah, Provinsi Lampung, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Bapak-bapak di Kediri Gila Facebook Pro: Keblinger Dolar Nekat Jadi Konten Kreator, Berakhir Menyerah

Jokowi menceritakan kenangannya lima tahun lalu, bermain tenis meja bersama Mark Zuckenberg. Permainan itu tidak menggunakan meja, bola ping pong. Hanya dengan menggunakan kacamata oculus, permainan ping pong atau tenis meja itu serasa 100 persen di dunia nyata, hingga keluar keringat.

"Dia (bos facebook) membisikan kepada saya. 'Presiden Jokowi ini baru awal. Nantinya semuanya akan virtual'. Semuanya akan muncul metaverse. Restoran virtual, kantor virtual, wisata virtual, Mal virtual," terangnya.

Presiden Jokowi mengingatkan semua tantangan itu dan hati hati-hati dalam menyikapinya dunia virtual. "Dan NU karena di dalam tema-nya Berkhidmat untuk peradaban dunia, hati-hati. Memang peradaban itu harus kita pengaruhi, agar maslahat bagi umat manusia di seluruh dunia khususnya di negara kita Indonesia," katanya.

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

Katanya, nanti semuanya seperti dakwah virtual, pengajian virtual, dan betul-betul bertemu seperti pertemuan di acara muktamar. Ke depan juga bukan tidak menggunakan video conference.

"Metaverse akan merubah. Saya tidak tahu apakah karena pandemi ini dipercepat lima tahun, sepuluh tahun, tapi pasti datang. Oleh sebab itu, kita semuanya harus siap dan kita bersama-sama, NU untuk peradaban dunia," jelasnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

Jokowi menambahkan, Indonesia sekarang memimpin kekuatan G20. Peran serta Indonesia di G20, diharapkan juga dapat mempengaruhi kebijakan dunia yang berpihak kepada negara kecil dan berkembang.

"Indonesia juga ingin mempengaruhi kebijakan dunia yang berpihak kepada negara miskin, kepada negara berkembang, negara kecil, negara kepulauan, dalam segala hal. Utamanya dalam hal digitalisasi, perubahan iklim dan ekonomi hijau," terang Presiden Jokowi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.