Minggu, 21 Jun 2026 01:57 WIB

Muktamar NU ke-34

Presiden Jokowi Siapkan Beragam Konsesi untuk Santri dan Milenial NU

Presiden Jokowi memberi sambutan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/jatimnow.com)
Presiden Jokowi memberi sambutan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/jatimnow.com)

Lampung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan berbagai program konsesi kepada santri dan generasi milenial atau kaum muda di Nahdlatul Ulama (NU) untuk perekonomian dan kesejahteraan umat.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di saat sambutan pada acara pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 di Pondok Pesantren Daarussa'adah, Provinsi Lampung, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

"Saya lihat kekuatan di NU sekarang, anak-anak muda yang pintar-pintar, santri-santrinya yang pintar-pintar, yang keluaran banyak universitas besar dari seluruh negara di dunia ini," ujar Presiden Jokowi.

"Apabila ini bisa dirajut dalam sebuah kekuatan lokomotif, saya yakini bisa menarik gerbong-gerbong yang ada di bawah untuk bersama-sama dalam rangka menyejahterakan kita semuanya," terangnya.

Presiden Jokowi menawarkan kepada generasi muda NU, pemerintah akan konsesi, membuatkan wadah seperti perseroan terbatas (PT) maupun kelompok usaha.

"Kalau siap, saya menyiapkan konsesi. Baik konsesi terserah mau dipakai untuk lahan pertanian silahkan. Saya juga ingin menyiapkan konsesi Minerba (mineral dan batu bara). Yang ingin bergerak di bidang usaha nikel, usaha batubara, usaha bauksit, usaha tembaga silakan," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

Presiden mengingatkan kembali, upaya pembentukan kelompok usaha yang besar, sehingga nantinya bisa mengajak gerbong-gerbong lainnya untuk ikut menikmati.

"Ini memerlukan kerja besar, tapi saya melihat potensi di Nahdlatul Ulama itu ada. Tinggal merajutnya," terangnya.

Presiden Jokowi juga menyinggung perkembangan teknologi. Katanya, ia melihat banyak santri-santri NU yang pandai di dunai teknologi dan banyak santri atau generasi muda NU bergelar doktor

Baca Juga: Presiden Joko Widodo: Ngecek Harga, Masak Pamitan Terus

"Saya melihat juga, pinter-pinter urusan teknologi sangat banyak sekali di Nahdlatul Ulama. Doktor-doktor muda di NU sangat banyak sekali. Santri-santri yang doktor banyak sekali. Karena apapun ke depan, namanya teknologi harus mau tidak mau kita harus masuk ke sana," ujarnya.

"Karena kita ingin teknologi maslahat bagi umat. Maslahat bagi rakyat. Jangan sampai merusak, membuat hal-hal negatif bagi rakyat kita," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.