Sabtu, 20 Jun 2026 08:15 WIB

Polisi Buru Sopir Truk Penabrak Dua Siswa di Apollo Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 22 Des 2021 11:01 WIB
Dua siswi meninggal di TKP kecelakaan Bundaran Apollo, Pasuruan. (Foto: Polres Pasuruan/jatimnow.com)
Dua siswi meninggal di TKP kecelakaan Bundaran Apollo, Pasuruan. (Foto: Polres Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Satlantas Polres Pasuruan masih memburu sopir dump truk Nopol B 9489 UYW yang menabrak dua pelajar SMK yang melintas di bundaran Apollo Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (21/12) kemarin.

Kanit Laka Polres Pasuruan, Ipda Khunaefi, mengakui sopir truk tersebut kabur setelah menabrak korban. "Benar, sopir dump truk tersebut kabur usai menabrak 2 siswa yang mengendarai motor hingga tewas di TKP di bundaran Apollo. Saat ini masih buron," jelas Ipda Khunaefi. Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Dalam proses penyelidikan identitas, diketahui kendaraan dump truk yang dikendarai penabrak tersebut adalah milik perusahaan.

Manajemen perusahaan pemilik mobil pun kemudian dipanggil oleh polisi dan kemudian terungkap identitas penabrak yang kabur tersebut.

Baca Juga:

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Saat ini identitas pengemudi truk telah kami kantongi. Kami meminta pengendara dump truk yang kabur untuk menyerahkan diri," tandasnya.

Diberitakan, sebelumnya, berdasar hasil pemeriksaan keterangan, diketahui jika semula dump truk melaju dari utara ke selatan. Di lokasi, pengemudi kurang konsentrasi untuk melihat ke depan sehingga menabrak motor korban dari belakang.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Kedua korban adalah Hikmatul Lailiyah (16), warga Dusun Jurang Pelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan; dan Rembulan Meisya Zahran (16), warga Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

"Adapun faktor penyebab laka, diduga pengemudi dump truk kurang hati-hati," jelas Ipda Khunaefi, Selasa (21/12) kemarin

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.