Kamis, 18 Jun 2026 22:33 WIB

Cerita ASN di Medan Bisa Lunasi Hutang Miliaran Berkat Bisnis Pansaka

  • Penulis :
  • | Senin, 20 Des 2021 12:49 WIB
Mitra Pansaka, Arjunaidi. (Foto: dok Arjunaidi)
Mitra Pansaka, Arjunaidi. (Foto: dok Arjunaidi)

Surabaya - Bermula dari kegagalan saat mencoba bisnis pertambangan, Arjunaidi, warga Jalan Pancasila Gang Teluk Barang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjajal bisnis lainnya untuk bertahan hidup dan melunasi hutang.

Aparatur Sipil Negera (ASN) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, itu lantas mencoba bergabung dalam mitra Pansaka pada Mei 2020 sesuai ajakan temannya yang berasal dari Malang, Jatim.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

"Dulu coba ikut bisnis tambang batu bara, namun gagal dan hutang menumpuk," ujar Arjunaidi.

"Awal diajak gabung Pansaka saya masih pikir-pikir, karena belum tahu sistem kerjanya," imbuhnya.

Setelah 3 bulan mempelajari sistem kerja Pansaka, bulan Juli 2020 Arjunaidi resmi bergabung menjadi mitra Pansaka. Ia mulai dunia baru dalam berbisnis dengan memasarkan produk dari Pansaka.

Ayah empat anak ini merasa pekerjaannya tidak terganggu meski bermitra dengan Pansaka. Sebab aktivitas memasarkan produk baru dilakukan saat pulang kerja dan hari libur.

"Saya biasanya bawa baju ganti, jadi pulang kerja langsung ketemu klien dan temen untuk mengenalkan produk Pansaka," urainya.

Kini setelah hampir dua tahun memasarkan produk Pansaka, penghasilan yang didapat cukup besar. Per bulan Arjunaidi meraup omzet mencapai Rp 50 juta rupiah. Bahkan tiga bulan lalu, suami dari Sri Rejeki Hartati ini bisa melunasi seluruh hutangnya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

"Alhamdulillah hutang saya sudah lunas berkat penghasilan jualan produk Pansaka," ungkapnya.

Selain bisa melunasi hutang, penghasilan dari Pansaka bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.

Menurut Arjunaidi, ada dua produk Pansaka yang digemari pelanggannya, yaitu Glueberry dan Greenshake. Dua produk tersebut merupakan minuman kesehatan yang baik untuk menjaga kondisi tubuh.

"Saat pandemi, dua produk tersebut laris manis karena banyak orang butuh minuman kesehatan untuk menambah imunitas," terang Arjunaidi yang untuk sementara ini hanya memasarkan produk Pansaka melalui media sosial.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

Ia berharap bisnis Pansaka bisa berumur panjang karena sudah terbukti bisa membantu dirinya mendapat penghasilan tambahan.

Arjunaidi juga berharap agar ada kantor perwakilan Pansaka di daerah, khususnya di Sumatera Utara yang memudahkan mitra di daerah untuk memasarkan produk Pansaka.

"Pansaka juga bisa jadi lapangan pekerjaan baru karena hasil yang didapat tidak sedikit," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.