Senin, 15 Jun 2026 01:09 WIB

Satpol PP Surabaya Terlibat Narkoba Diberhentikan Sementara

Ilustrasi
Ilustrasi

Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan status RD (49), oknum aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kasus narkoba telah diberhentikan sementara dari kepegawaian.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara melalui Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PP Nomor 11 Tahun 2017

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Jadi kemarin kami sudah minta surat penahanan yang bersangkutan. Dan kami sudah naikkan surat pemberhentian sementara sesuai PP 17 Tahun 2020,” ujar Febri, dalam keterangan yang diterima jatimnow.com, Sabtu (18/12/2021).

Ia menjelaskan, saat ASN berurusan dengan hukum dan ditahan, maka ASN tersebut bisa dipastikan akan diberhentikan sementara. Sanksi itu diberikan sampai ada keputusan dari pengadilan.

"Artinya kita tidak tinggal diam atau pasif. Ketika ada laporan masuk terkait ASN Pemkot berurusan dengan hukum, kita langsung respons cepat,” tegasnya.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Surabaya yang Terlibat Narkoba Dikenal Ndablek

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Diketahui sebelumnya, RD ditangkap Tim Khusus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya wilayah Ketintang, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (24/11/2021).

Saat penggeledahan ditemukan sabu seberat 0,19 gram dalam satu poket, pipet kaca, seperangkat alat isap dan korek api.

Semasa bertugas, RD dikenal bandel dan seringkali mangkir dari tugas. Kelakuan RD juga kurang disenangi oleh para rekan karena dianggap mengganggu tugas.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Berulang kali dirotasi kerja tak membuatnya tobat, sampai akhirnya mendapat teguran dari BKD dan Inspektorat.

"Dia memang dikenal nakal, ndablek, biasane absen tok. Setelah itu ngilang nggak tahu ke mana. Pernah ikut patroli, di tengah jalan tiba-tiba menghilang," ujar Camat Wonokromo Tomi Ardianto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.