Senin, 22 Jun 2026 21:10 WIB

Asap Merah Disertai Kilat di Atas Gunung Welirang, Ini Penjelasan BMKG dan BPBD

Penampakan asap merah dan kilat di atas Gunung Welirang yang diabadikan warga Kota Batu (Foto: Tangkapan layar video Aris Prisma for jatimnow.com)
Penampakan asap merah dan kilat di atas Gunung Welirang yang diabadikan warga Kota Batu (Foto: Tangkapan layar video Aris Prisma for jatimnow.com)

Jawa Timur - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa Gunung Welirang masih berstatus normal. Sementara BPBD menyatakan bahwa kilat dan kepulan asap berwarna merah yang terjadi adalah fenomena awan Cumulonimbus (CB).

Penampakan kilat dan kepulan asap berwarna merah di atas Gunung Welirang yang terjadi ekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WIB, Senin (13/12/2021) itu sempat menghebohkan warga, termasuk Kota Batu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Fenomena itu juga telah ramai jadi perbincangan di media sosial. Seperti yang diunggah akun Twitter @Kukuharipambud1. Akun ini menanyakan apakah Gunung Welirang sedang erupsi sembari membagikan video fenomena itu.

Baca juga:  Kepulan Asap Merah dan Kilat di Atas Gunung Welirang Gemparkan Warga Kota Batu

"Kabare welirang erupsi? Opo iyo lur??" tulis @Kukuharipambud1 sambil menandai @infomalang dan @bpbd_jatim, seperti dilihat jatimnow.com.

Postingan tersebut langsung ditanggapi BMKG Juanda dalam akunnya @infobmkgjuanda. Dalam postingannya, BMKG Juanda menyebut bahwa fenomena itu tidak ada hubungannya dengan status gerakan aktif Gunung Welirang yang sedang erupsi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Trm ksh tmn2 untuk status gunung Welirang info yg kami dpt dr https://t.co/zdVK4UGYw9. Masih status normal," tulis akun BMKG Juanda.

Sementara BPBD Kota Malang dalam akun Twitternya @bpbd_malangkota menjelaskan bahwa kepulan asap merah dan kilat itu merupakan kilat dari awan Comulonimbus (CB).

"Menurut penjelasan @BMKGkarangploso kilat tersebut adalah cuaca ekstrem yang berasal dari awan Cumulonimbus (CB), hal tersebut lumrah ketika siangnya terik, maka biasanya sore hari muncul awan CB. Coba googling awan CB penampakannya kurang lebih seperti itu," tulis akun BPBD Kota Malang.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Fenomena di atas Gunung Welirang itu sempat mengemparkan warga Kota Batu. Mereka khawatir jika gunung ini mengalami erupsi, seperti yang terjadi pada Gunung Semeru.

Aris Prisma, warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menyebut, kepulan asap berwarna merah dan kilatan terlihat jelas dari rumahnya.

"Nampak jelas mas, khawatir. Semoga tidak terjadi apa-apa. Gak tahu itu apa. Apakah cuaca atau sebagainya," ungkap Aris.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.