Rabu, 17 Jun 2026 19:55 WIB

Mahasiswa IAIN Ponorogo Sabet Juara Pertama OASE di Aceh

Mahasiswa IAIN Ponorogo juara 1 OASE dengan karya jenang berbahan dasar kulit durian. (Foto: IAIN Ponorogo/jatimnow.com)
Mahasiswa IAIN Ponorogo juara 1 OASE dengan karya jenang berbahan dasar kulit durian. (Foto: IAIN Ponorogo/jatimnow.com)

Ponorogo - Luluk Fuadah (22), Rizki Putri Asyari (22) dan Vera Febriyana (21), tiga mahasiswa IAIN Ponorogo berhasil menyabet juara pertama Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) di Aceh.

Adalah Julid yang membawa mereka menyabet juara. Julid singkatan dari jenang kulit durian. "Bahan dasarnya kulit durian dan tulang ikan lele," tutur ketua kelompok, Luluk, Senin (13/12/2021).

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Dia menjelaskan bahwa oleh-oleh khas Ponorogo adalah jenang. Tetapi di dalam jenang kandungan kalsiumnya hanya 0,37 persen.

"Jadi terbilang rendah. Kalau Julid ini ada tambahan kalsium tinggi tapi tidak mengubah rasa khas jenang," katanya.

Menurutnya, ide ini berawal dari melihat banyaknya limbah tulang lele dan kulit durian. Dari situ mereka berusaha mencari formula untuk pengolahan jenang.

"Dari tulang lele itu kalsiumnya lumayan tinggi. Dan mineral paling tinggi yang dibutuhkan tubuh adalah kalsium," paparnya.

Dia mengklaim dengan ditambah tulang ikan lele, kandungan kalsium di dalam jenang sebanyak 1,91 persen.

Bicara perihal proses pengolahan, Luluk menjelaskan awalnya pengambilan kulit durian. Bagian albedo atau bagian dalam kulit durian berwarna putih dibersihkan kemudian dikeringkan dengan oven selama satu jam. Lalu dihaluskan dengan cara diselep.

"Tulang ikan lele didapat dari lele mentah sebanyak lima ekor. Tulang ikan dicuci, dikukus, dioven dan diblender, " jelasnya.

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

Pun ada bahan tambahan. Seperti tepung ketan, gula merah, santan, gula pasir dan garam.

"Ya rasanya sama dengan jenang biasa. Tapi ya sedikit ada seratnya. Itu efek tambahan kulit durian, " jelasnya.

Perhitungannya, kata dia, satu karung kulit durian bisa menghasilkan satu kilogram tepung. Sedangkan satu kali produksi dibutuhkan 15 sendok tepung kulit durian dan setengah sendok teh tepung tulang ikan.

"Satu kali produksi, mereka mampu menghasilkan 500 gram jenang. Jenang ini lebih tahan lama, kalau jenang biasa satu minggu sudah keras. Ini bisa tahan dua minggu," ujar Luluk

Baca Juga: Mahasiswa Untag Surabaya Turun Tangan Kawal Mudik 2026

Sementara, dosen pembimbing Titah Sayekti menambahkan proses pembuatan produk ini sejak enam bulan lalu. Sebab, kesulitan utama mencari formulasi yang tepat.

Dia mengaku dana yang dikeluarkan hanya Rp300 ribu. "Yang mahal saat pengujian laboratorium dari nilai gizi yang ada di dalam jenang. Tapi kalau bahan termasuk murah, karena dari limbah," kata Titah.

Titah ingin dengan adanya inovasi olahan jenang ini bisa diperjualbelikan ke masyarakat. Terutama sebagai makanan oleh-oleh yang bergizi.

"Kulit durian ini bisa jadi subtitusi tepung beras, jadi pemanfaatan limbah. Kalau tulang ikan lele diambil kalsiumnya," pungkas Titah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.