Kamis, 18 Jun 2026 14:22 WIB

Pemprov Jatim Bangun Dapur Umum Bagi Anak dan Balita Pengungsi Erupsi Semeru

Dapur umum untuk anak dan balita pengungsi erupsi Semeru di Lumajang (Foto-foto: Pemprov Jatim)
Dapur umum untuk anak dan balita pengungsi erupsi Semeru di Lumajang (Foto-foto: Pemprov Jatim)

Lumajang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur membuka dapur umum khusus anak dan balita pengungsi erupsi Gunung Semeru di Lumajang.

Dapur umum tersebut dibangun untuk menjamin kebutuhan permakanan, nutrisi serta gizi anak dan balita, agar terpenuhi selama berada di pengungsian.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Tentu tidak bisa disamakan antara makanan orang dewasa, bayi dan balita. Asupan nutrisi serta gizi anak dan balita harus terpenuhi meskipun sedang di pengungsian," ungkap Khofifah, Sabtu (11/12/2021).

"Artinya, anak atau balita tersebut tidak sekedar kenyang. Namun angka kecukupan gizinya juga harus tercapai untuk membantu tumbuh kembang dengan baik, memenuhi kebutuhan energi, serta menjaga kesehatan secara keseluruhan," tambah dia.

Khofifah menyebut, dapur umum bergerak khusus anak dan balita tersebut didirikan di lokasi pengungsian SMPN 1 Candipuro, Lumajang. Dapur umum ini menyasar sekitar 64 anak pengungsi yang terdiri dari 25 laki-laki, 39 perempuan yang terdata di posko.

"Saya berharap dengan layanan ini, kesehatan dan daya tahan tubuh para pengungsi berkategori rentan bayi dan balita dapat terjaga di tengah-tengah kondisi dan situasi yang serba terbatas," jelasnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Budi Santosa menyampaikan bahwa untuk memastikan kebutuhan bayi dan balita pengungsi tercukupi secara optimal.

Kata dia, BPBD Jatim menurunkan Tim Srikandi untuk bertanggungjawab terhadap penyiapan bahan makanan bergizi dan mendistribusikannya kepada anak-anak di pengungsian.

Rencananya, dapur balita ini akan memberikan pelayanan di pos pengungsi secara bergilir dari satu tempat ke tempat yang lain.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Kita akan gilir untuk setiap titik pos pengungsi per dua hari," ujar Budi.

Dapur umum untuk anak dan balita pengungsi erupsi Semeru di LumajangDapur umum untuk anak dan balita pengungsi erupsi Semeru di Lumajang

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.