Minggu, 14 Jun 2026 09:41 WIB

Okupansi Hotel di Kota Batu Rendah, Pelaku Usaha Gelisah

Wisatawan Kota Batu menurun dengan adanya kabar PPKM Level 3, meski dibatalkan. (Foto:  Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Wisatawan Kota Batu menurun dengan adanya kabar PPKM Level 3, meski dibatalkan. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Mendekati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pelaku usaha wisata khususnya hotel dan villa di Kota Batu belum bisa tersenyum lebar. Hal ini lantaran tingkat okupansi masih berada pada angka 50 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan, geliat sektor wisata khususnya vila dan hotel, masih dirasa cukup rendah.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Geliat kunjungan masih belum terasa, sejauh ini masih kisaran 50 persen atau masih rendah. Namun semoga dengan pembatalan PPKM Level 3 nanti, mendekati liburan okupansi semakin meningkat," kata Sujud Hariadi, Jumat (10/12/2021).

PHRI pun mewacanakan adanya event skala lokal sehingga bisa menyedot animo wisatawan untuk menginap di Kota Batu. Tentu dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

"Event ini untuk menarik perhatian wisatawan agar datang. Tapi prokes harus tetap yang utama. Jadi wisatawan tetap bisa mendapat fasilitas," imbuhnya.

Senada, Ketua Paguyuban Vila Songgoriti Indra Tri Ariyono menerangkan, jika okupansi masih 50 persen, dirinya pun pesimis akan meningkatnya kunjungan wisatawan. Bahkan banyak wisatawan yang membatalkan pesanan karena adanya informasi PPKM level 3 kemarin, meski akhirnya gagal.

Baca Juga: Dihadiri Ribuan Pengunjung, Event Karnaval SCTV 2026 Berdampak ke UMKM Jember

"Karena wisatawan sendiri cenderung mengerem untuk melakukan perjalanan wisata di puncak musim penghujan. Terlebih Jawa Timur dilanda bencana banjir bandang dan sekarang erupsi Gunung Semeru," tukasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.