Sabtu, 20 Jun 2026 23:16 WIB

Satreskrim Polres Gresik Gagalkan Penyelundupan 7 PMI Ilegal

Rumah kontrakan yang diduga sebagai tempat penampung PMI ilegal. (Foto: Istimewa)
Rumah kontrakan yang diduga sebagai tempat penampung PMI ilegal. (Foto: Istimewa)

Gresik - Polres Gresik berhasil menggagalkan pegiriman 7 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal yang akan diselundupkan ke Singapura dan Hongkong. Para PMI illegal tersebut diamankan di sebuah rumah kontrakan di Desa Tumapel, Kecamatan Duduk Sampeyan.

Dari informasi yang dihimpun, ketujuh PMI illegal tersebut semuanya adalah perempuan dan berasal dari luar Kabupaten Gresik. Adapun PMI illegal yang berhasil diamankan adalah Saniah (49) Madiun, Jawa Timur; Saroyah (48) Purbalingga, Jawa Tengah; Desi Putri Susilawati (37) Padang, Sumatera Barat; Duma Johana (26) Toba Samosir, Sumatera Utara; Marlince Magediala (34), Andriana Baok (35) dan Megawati Haubenu (30) ketiganya asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Sementara Kasat Reskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki Saputro, mengatakan jika PMI illegal yang diamankan tersebut dikirim salah satu Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang beralamatkan di Bekasi, Jawa Barat.

Polisi langsung berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik. Diketahui bahwa pihak PT Satria Parangtritis merupakan perusahaan yang legal bergerak di bidang PJTKI.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Sehubungan dengan data tujuh orang tersebut bukan warga Kabupaten Gresik maka dilakukan koordinasi dengan pihak BP2MI ( Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) Pusat. Diperoleh hasil bahwa data dari tujuh orang tersebut tidak ada atau tidak terdaftar, maka bisa disimpulkan mereka merupakan calon PMI ilegal," ucap Wahyu Rizki Saputro, Rabu (8/12/2021).

Wahyu juga menyebut berdasarkan hasil penyelidikan awal, untuk bisa bekerja di Hongkong dan Singapura sebagai tenaga IRT, setiap orang dipungut biaya sebesar Rp36 juta oleh pihak penyalur.

Baca Juga: Polisi Ringkus 2 Maling Motor di Sidokumpul Gresik, Pelaku Sempat Ganti Warna Bodi

“Saat ini tujuh orang tersebut diamankan di Polres Gresik dan dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.