Senin, 15 Jun 2026 00:13 WIB

Buah Kejelian Polisi: Temukan Sabu dalam Dispenser, Tangkap Pengedarnya

Kolase pengedar dan sabu dalam dispenser yang diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Kolase pengedar dan sabu dalam dispenser yang diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Surabaya - Kejelian polisi menemukan sabu dan perangkatnya dalam dispenser membuat pengedar narkoba di Surabaya tidak berkutik.

Penggerebekan itu dilakukan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di tempat kos pelaku di kawasan Simorejosari, Sukomanunggal, kota setempat.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Pengedar sekaligus kurir sabu itu bernama Samsul Bahri, warga asal Dukuh Pakis, Surabaya. Dia digerebek di tempat kosnya sekitar pukul 23.30 WIB, Senin (2/11/2021).

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri mengatakan, Samsul sudah lama menjadi incaran timnya. Dalam penyelidikan, Samsul sering meranjau sabu dengan tempat berpindah-pindah di Kota Pahlawan.

"Setelah keberadaan pelaku diketahui, kami bergerak melalukan penggerebekan di tempat kosnya," ujar Daniel, Selasa (7/12/2021).

Dalam penggerebekan, Samsul cukup cerdik menyembunyikan barang terlarang tersebut, hingga sempat membuat tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya bingung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Meski dikonfrontir berulang kali, Samsul tetap tidak mengaku. Namun atas kejeliannya, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya akhirnya menemukan sabu siap edar yang disembunyikan Samsul di beberapa tempat, mulai di kotak kacamata, dalam jok motor dan dispenser.

"Kami menemukan empat poket klip masing-masing beratnya 1,14 dan 1,12 gram sabu. Selain itu ada juga timbangan elektrik dan satu ponsel merek Xiaomi," beber Alumni Akpol Tahun 2004 itu.

Dalam pemeriksaan Samsul mengaku mendapatkan perintah dari seseorang berinsial CM yang kini masih diburu. DPO itu menyuruh Samsul mengambil ranjauan sabu di kawasan Alun-alun Mojokerto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ambilnya seminggu yang lalu. Total yang dia ambil 100 gram lalu dibagi menjadi dua untuk diranjau sesuai perintah CM dan dijual sendiri oleh tersangka," ungkapnya.

Pria berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) itu mengaku terpaksa menjadi kurir dan pengedar sabu, dengan dalih orderan ojek onlinenya sepi.

"Sudah tiga kali mendapat perintah dari bosnya mengantar sabu ke pembeli dan menjualnya sendiri secara pahe (paket hemat)," jelas Daniel.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.